Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

EVALUASI KEMAMPUAN ISOLAT MIKROBA DALAM MELARUTKAN FOSFAT DAN KALIUM Restiana Maulinda; Elly Daru Ika Wilujeng
Journal of Innovation Research and Knowledge Vol. 6 No. 2 (2026): Juli 2026
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan fosfor dan kalium dalam tanah sering kali terbatas. Sebagian besar fosfor dan kalium di dalam tanah berada dalam bentuk mineral yang sukar larut sehingga ketersedianya bagi tanaman relatif rendah. Mikroorganisme pelarut hara berpotensi meningkatkan ketersediaan unsur fosfor dan kalium, namun kestabilan kemampuan pelarutannya setelah penyimapanan kultur masih perlu dievaluasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kemampuan pelarutan fosfat dan kalium pada koleksi isolat fungi pelarut fosfat dan bakteri pelarut kalium setelah peremajaan kultur. Kemampuan pelarutan diuji menggunakan media Pikovskaya untuk pelarutan fosfat dan media Alexandrov untuk pelarutan kalium. Aktivitas pelarutan dievaluasi pembentukan zona bening di sekitar koloni dan dihitung sebagai indeks pelarutan (IP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh isolat masih mampu melarutkan fosfat dan kalium setelah peremajaan kultur yang ditandai dengan terbentuknya zona bening pada media selektif. Nilai indeks pelarutan fosfat (IP-F) berkisar 1,15-3,25, dengan nilai tertinggi pada isolat FPF4 (3,25). Sementara itu, indeks pelarutan kalium (IP-K) berkisar 1,80-5,80, dengan nilai tertinggi pada isolat FRS2 (5,80). Temuan ini menunjukkan bahwa kemampuan fungsional isolat dalam melarutkan mineral tetap terpelihara setelah penyimpanan sehingga berpotensi dieprtahankan sebagai koleksi mikroba untuk pengembangan biofertilizer
Efek Iradiasi Gamma Co-60 dan Ultraviolet terhadap Karakteristik dan Kemampuan Pelarutan Fosfat dan Kalium Aspergillus costaricaensis dan Staphylococcus pasteuri Restiana Maulinda; Iswandi Anas; Rahayu Widyastuti; Ania Citraresmini
Plumula : Berkala Ilmiah Agroteknologi Vol. 14 No. 1: Januari 2026
Publisher : Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, UPN "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/plumula.v14i1.248

Abstract

Radiasi gamma Co-60 dan ultraviolet berpotensi untuk meningkatkan kemampuan mikroba dalam melarutkan fosfat dan kalium. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh radiasi gamma Co-60 dan ultraviolet terhadap karakteristik serta indeks kelarutan fosfat dan kalium Aspergillus costaricaensis dan Staphylococcus pasteuri. Tahap penelitian terdiri dari iradiasi gamma Co-60 (dosis 0; 5; dan 10 kGy) dan ultraviolet (lama penyinaran 0; 1; dan 5 jam). Hasil menunjukkan bahwa iradiasi gamma Co-60 dan ultraviolet menyebabkan perubahan karakteristik pada mutan A. costaricaensis dan mutan S. pasteuri, meliputi kecepatan pertumbuhan, jumlah koloni, ukuran, warna, dan bentuk koloni. Menariknya, perlakuan ultraviolet tidak mengakibatkan perubahan karakteristik koloni bila dibandingkan dengan induknya. Indeks pelarutan fosfat dan kalium mutan A. costaricaensis masing-masing berkisar 2,06–2,12 dan 2,15–2,23. Sementara itu, mutan S. pasteuri menunjukkan indeks pelarutan fosfat 2,22–2,50 dan kalium 2,06–2,33.