Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis hubungan intensitas penggunaan gawai (screen time) dengan perkembangan sosial-emosional anak usia dini pada era digital Martin Martin; Wahyuda Dwi Handoko; Riki Maulana
Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains Vol. 13 No. 2 (2024): Jurnal Pendidikan Informatika dan Sains
Publisher : Universitas PGRI Pontianak

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31571/saintek.v13i2.11124

Abstract

Era digital meningkatkan intensitas penggunaan gawai (screen time) pada anak usia dini, memunculkan kekhawatiran terhadap perkembangan sosial-emosional mereka mengingat usia dini adalah periode emas yang menentukan kualitas interaksi sosial dan regulasi emosi di masa depan. Penelitian ini menganalisis hubungan intensitas penggunaan gawai dengan perkembangan sosial-emosional anak usia dini melalui studi literatur, menggunakan pendekatan deskriptif-kualitatif dengan penelusuran, seleksi, dan analisis artikel jurnal nasional dan internasional relevan. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan gawai yang tinggi dan tidak terarah berhubungan dengan rendahnya kemampuan interaksi sosial, keterlambatan berbahasa, meningkatnya perilaku tantrum, kesulitan regulasi emosi, dan berkurangnya empati anak. Sebaliknya, penggunaan gawai dalam intensitas terbatas, terarah, dan didampingi orang tua (co-viewing) dapat memberikan manfaat edukatif tanpa mengganggu perkembangan sosial-emosional secara signifikan. Pola asuh, keterlibatan orang tua, jenis konten, dan durasi paparan turut menentukan arah hubungan tersebut. Penelitian ini merekomendasikan pedoman durasi screen time sesuai usia, pendampingan aktif orang tua, serta penguatan literasi digital bagi keluarga dan pendidik PAUD.
Collaboration Between School Counselors and Early Childhood Teachers in Strengthening the Character Values of the Indonesian Children’s Great Habits Program Martin Martin; Riki Maulana; Martin Martin; Riki Maulana; Ema Sukmawati
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 6 No. 6 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v6.i6.2026.10

Abstract

The Government of the Republic of Indonesia, through its Indonesia Gold 2045 vision, emphasizes the strengthening of character-based human resources. One of the implementations is carried out through the Seven Habits of Great Indonesian Children program. This study aims to describe the collaboration between classroom teachers and school counselor in strengthening “Indonesian Children’s Great Habits” character values at the kindergarten. The study uses a descriptive qualitative approach with a descriptive study design. The results of the study show that the development of “Indonesian Children’s Great Habits” character values is in the category of Developing as Expected, covering religious values, discipline, responsibility, cooperation, social awareness, manners, self-control, empathy, and independence. The collaboration between classroom teachers and school counselors was carried out through the stages of planning, implementation, monitoring, and evaluation. Factors supporting collaboration included teachers' commitment to character education, open communication between school members and parents, school policies, and a conducive school culture. The obstacles encountered include limited time for collaboration, differences in understanding of roles, and variations in parental support. Efforts to overcome these obstacles are carried out through collaboration scheduling, strengthening understanding of roles, and improving communication and parental involvement in character building for children.  
Sosialisasi Layanan Bimbingan dan Konseling di Sekolah Dasar sebagai Upaya Peningkatan Kompetensi Guru Eli Trisnowati; Uray Herlina; Toni Elmansyah; Yenni Rizal; Riki Maulana
Jurnal Pemberdayaan Sosial dan Teknologi Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jpstm.v5i2.5301

Abstract

AbstrakKegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru sekolah dasar dalam memahami, mengimplementasikan, dan menilai layanan bimbingan dan konseling (BK) di sekolah dasar. Kegiatan dilaksanakan di SDN 09 Segedong, Kabupaten Mempawah, pada tahun 2025 dan didanai oleh Universitas PGRI Pontianak. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, workshop, dan simulasi penerapan layanan BK dasar di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman guru terhadap peran dan manfaat BK dengan rata-rata skor persepsi antara 3,92–4,00. Guru menyatakan bahwa BK sangat dibutuhkan untuk mendukung perkembangan sosial-emosional siswa. Kegiatan ini berkontribusi pada peningkatan kesadaran guru terhadap pentingnya layanan BK di sekolah dasar serta menghasilkan panduan praktis yang dapat diterapkan secara berkelanjutan.Kata kunci: bimbingan dan konseling, sekolah dasar, sosialisasi, pengabdian kepada masyarakatAbstractThis community service activity aims to improve elementary school teachers’ competence in understanding and implementing guidance and counseling (GC) services in elementary schools. The activity took place at SDN 09 Segedong, Mempawah Regency, in 2025 and was funded by Universitas PGRI Pontianak. The methods used were socialization, workshops, and classroom simulations of basic GC services. The results showed an increase in teachers’ understanding of the role and benefits of GC, with an average perception score between 3.92–4.00. Teachers agreed that GC is essential to support students’ social-emotional development. The activity also produced a practical guide that can be sustainably applied in schools.Keywords: guidance and counseling, elementary school, socialization, community service