The weakness of digital literacy capabilities and student learning independence have the potential to hinder the effectiveness of learning outcomes, especially in the Archives and Documentation Management course which requires conceptual skills as well as the ability to manage the accessibility of academic information systematically. This condition reflects that learning outcomes are not only related to the presentation of the material, but also students' competence in integrating information management independently and digitally. Therefore, this study is intended to examine the effect of digital literacy skills and learning independence on student learning outcomes in the Archives and Documentation Management course separately and simultaneously. This study utilizes a quantitative approach that is operationalized on 30 students as a research analysis unit. The research data was collected through a digital literacy and learning independence questionnaire instrument along with the value of learning outcomes, then interpreted with the help of IBM SPSS Statistics. The findings of the study confirm that digital literacy has a significant relationship with learning outcomes (0.000 < 0.05) and learning independence also has a significant relationship with learning outcomes (0.031 < 0.05). Simultaneously, these variables also had a significant relationship with learning outcomes (0.000 < 0.05) with a contribution of 47.3%. Thus, it can be emphasized that digital literacy and learning independence have a substantial role in optimizing student learning outcomes in the Archives and Documentation Management course. ABSTRAK Lemahnya kapabilitas literasi digital serta kemandirian belajar mahasiswa berpotensi menghambat efektivitas capaian pembelajaran, khususnya pada mata kuliah Manajemen Kearsipan dan Dokumentasi yang menuntut kecakapan konseptual sekaligus kemampuan mengelola aksesibilitas informasi akademik secara sistematis. Kondisi tersebut merefleksikan bahwa hasil belajar tidak hanya memiliki keterhubungan dengan penyajian materi, melainkan juga kompetensi mahasiswa dalam mengintegrasikan pengelolaan informasi secara independen dan digitalistik. Oleh karena itu, penelitian ini dimaksudkan untuk menelaah oengaruh kemampuan literasi digital dan kemandirian belajar terhadap hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Manajemen Kearsipan dan Dokumentasi secara terpisah dan bersamaan. Penelitian ini memanfaatkan pendekatan kuantitatif yang dioperasionalisasikan pada 30 mahasiswa sebagai unit analisis penelitian. Data penelitian dihimpun melalui instrumen angket literasi digital dan kemandirian belajar beserta nilai hasil belajar, kemudian diinterpretasikan dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Temuan penelitian mengonfirmasi bahwa literasi digital memiliki keterhubungan yang signifikan dengan hasil belajar (0,000 < 0,05) dan kemandirian belajar juga memiliki keterhubungan yang signifikan dengan hasil belajar (0,031 < 0,05). Secara bersamaan, variabel tersebut juga memiliki keterhubungan yang signifikan terhadap hasil belajar (0,000 < 0,05) dengan kontribusi sebesar 47,3%. Dengan demikian, dapat ditegaskan bahwa kemampuan literasi digital dan kemandirian belajar memiliki peranan substansial dalam mengoptimalkan hasil belajar mahasiswa pada mata kuliah Manajemen Kearsipan dan Dokumentasi.