Auliatul Mawaddah
universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Hubungan Faktor Sosiodemografi Terhadap Tingkat Pengetahuan Efek Samping Obat pada Pasien Hipertensi di Puskesmas Jakarta Utara Ani Pahriyani; Numlil Khaira Rusdi; Maifitrianti Maifitrianti; Tuti Wiyati; Diah Angguni Putri; Auliatul Mawaddah
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 7, No 2 (2026): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v7i2.39302

Abstract

Efek samping obat merupakan salah satu permasalahan yang timbul pada penggunaanjangka panjang seperti obat antihipertensi. Pengetahuan mengenai efek samping sangat penting untuk mendukung keberhasilan pengobatan. Banyak faktor yang dapat mempengaruhi pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor sosiodemografi dengan tingkat pengetahuan pasien hipertensi mengenai efek samping obat captopril atau amlodipin. Metode: Penelitian ini menggunakan desain deskriptif analitik dengan pendekatan cross-sectional di dua puskesmas wilayah Jakarta Utara. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner pengetahuan efek samping obat berupa pengetahuan umum dan pengetahuan khusus (captopril atau amlodipin). Jumlah responden sebanyak 257 terdiri dari 69 pengguna captopril dan 188 pengguna amlodipin. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat pengetahuan tentang efek samping captopril yaitu pengetahuan kategori baik sebesar 20,3%, cukup 52,2%, dan kurang 27,5%; sedangkan pada amlodipin memiliki pengetahuan baik sebesar 21,8%, cukup 41%, dan kurang 37,2%. Faktor pendidikan memiliki pengaruh terhadap pengetahuan efek samping obat (p=0,000), sedangkan faktor lain seperti usia, durasi penyakit, jenis kelamin, dan pekerjaan tidak memiliki pengaruh terhadap pengetahuan (p>0,05). Kesimpulan pada penelitian ini menunjukkan bahwa pengetahuan pasien hipertensi mengenai efek samping obat antihipertensi masih tergolong rendah dan pendidikan merupakan faktor utama yang mempengaruhi pengetahuan.