Hayati Hayati
Fakultas Farmasil dan Sains, Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Aktivitas Hepatoprotektor Ekstrak Daun Flacourtia rukam Zoll & Moritzi Pada Tikus yang Diinduksi Gentamisin: Kajian SGPT, SGOT, Albumin, Bilirubin Total dan Direct Hayati Hayati; Elly Wardani; Muhammad Asyraf Pakaja; Melanie Melanie; Wiwid Sri Wulandari; Vera Ladeska
Lumbung Farmasi: Jurnal Ilmu Kefarmasian Vol 7, No 2 (2026): Juli
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH MATARAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/lf.v7i2.39389

Abstract

Hati merupakan organ tempat terjadinya aktivitas metabolisme sehingga rentas terhadap kerusakan oksidatif. Ekstrak metanol daun pucuk Rukam diketahui mengandung flavonoid apigenin yang bersifat sebagai antioksidan. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki aktivitas hepatoprotektor ekstrak etanol  daun pucuk rukamdiukur  kadar SGPT, SGOT, albumin, bilirubin total dan direct. pada tikus putih jantan. Penelitian ini dilakukan secara eksperimental menggunakan 30 ekor tikus putih jantan yang terbagi menjadi 6 kelompok perlakuan, yaitu: kelompok kontrol normal, kelompok kontrol negatif yang diinduksi gentamisin dengan dosis 80 mg/kgBB, kelompok kontrol positif yang diberi Legalon® dengan dosis 273,55 mg/kgBB, dan kelompok perlakuan uji dengan dosis I, II dan III berturut-turut  100, 200 dan 400 mg/kgBB. Pengukuran kadar SGPT, SGOT, albumin, bilirubin dilakukan menggunakan spektrofotometer veteriner. Analisis data  menggunakan uji ANOVA satu arah dan dilanjutkan dengan uji Tukey. Hasil uji analisis SGPT menunjukkan bahwa dosis III (42,4±6,10 U/L) tidak berbeda bermakna dengan kontrol positif (46,2±2.86 U/L), sedangkan dosis I (16.6±4.03 U/L) dan dosis II  (27±2.91 U/L) berbeda bermakna dengan kontrol posistif (46,2±2.86 U/L), untuk SGOT: dosis 1 (83.4±8.76 U/L) dan dosis II (73.2±4.02 U/L) tidak berbeda bermakna dengan kontrol posistif (66.0±5.70 U/L), untuk albumin: dosis 1 (3.29±0.22 g/dL) dan dosis II (3.25±0.51 g/dL) tidak berbeda bermakna dengan kontrol posistif (3.95±0.45 g/dL), untuk bilirubin totall: dosis 1 (0.46±0.04 mg/dL) dan dosis II (0.48±0.05 mg/dL) dan untuk bilirubin direct: dosis 1  (0.25±0.06 mg/dL) dan dosis II (0.29±0.04 mg/dL) tidak berbeda bermakna dengan kontrol posistif (0.21±0.06 mg/dL). Kesimpulan bahwa ekstrak etanol 70% daun pucuk Rukam dosis 100 mg/kgBB memiliki aktivitas hepatoprotektor tertinggi.