Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Agility Training Models (model latihan kelincahan) pada permainan tradisional Hadang yang terintegrasi dengan Continous Optimization Algorithms untuk menentukan lintasan gerak paling efisien, sekaligus menguji tingkat kevalidan dan keefektifannya dalam meningkatkan performa motorik atlet. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian dan Pengembangan (Research and Development/RnD) dengan model pengembangan ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, and Evaluation). Proses validasi dilakukan oleh tim ahli di bidang olahraga dan matematika terapan, sedangkan uji coba lapangan menerapkan desain eksperimen menggunakan paired sample t-test dengan melibatkan 40 subjek kelompok kecil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Hasil validasi ahli (expert validation) mencapai rata-rata skor kelayakan sebesar 92%, sehingga model latihan dikategorikan "Sangat Valid" (Excellent); (2) Uji coba lapangan secara signifikan berhasil meningkatkan kecepatan reaksi (dari 1,62 detik menjadi 1,32 detik) dan efisiensi langkah kaki atau footwork (dari skor 65,40 menjadi 77,50) sebesar 18,5% dibandingkan metode tradisional; (3) Analisis data mengonfirmasi bahwa continuous trajectory approach di dalam algoritma terbukti efektif mengurangi disipasi atau pemborosan energi atlet pada area sudut dan batas tajam lapangan Hadang. Simpulan dari penelitian ini adalah model latihan kelincahan berbasis algoritma optimasi kontinu valid dan efektif dalam memodernisasi metode latihan pada permainan Hadang secara ilmiah, terukur, dan berbasis data.