ABSTRAK Penyalahgunaan antibiotik akibat kurangnya pemahaman publik menjadi isu kesehatan global karena dapat memicu resistensi antibiotik. Program edukasi DAGUSIBU diperkenalkan untuk membimbing masyarakat agar lebih tepat dalam mendapatkan, menggunakan, menyimpan, dan membuang obat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penayangan video edukasi DAGUSIBU terhadap peningkatan pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat di Kelurahan Koya Barat, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura. Pengabdian kepada masyarakat ini menggunakan desain pretest-posttest control group design dengan instrumen berupa kuesioner pengetahuan, sikap, dan tindakan yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan uji MANOVA, dilanjutkan dengan ANOVA univariat dan uji lanjut Tukey HSD. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi video DAGUSIBU antibiotik berpengaruh signifikan terhadap pengetahuan (p=0,001), sikap (p=0,000), dan tindakan masyarakat (p=0,000). Nilai effect size menunjukkan pengaruh terbesar pada tindakan sebesar 64,8%, diikuti sikap sebesar 49,1%, dan pengetahuan sebesar 15,0%. Uji Tukey HSD menunjukkan peningkatan signifikan dari pretest ke posttest 1 dan posttest 2 pada ketiga variabel, tetapi tidak terdapat perbedaan signifikan antara posttest 1 dan posttest 2. Edukasi video DAGUSIBU antibiotik efektif meningkatkan pengetahuan, sikap, dan tindakan masyarakat, terutama dalam membentuk perilaku yang tepat terkait penggunaan antibiotik. Kata Kunci: Dagusibu, Antibiotik, Video, Pengetahuan, Sikap, dan Tindakan. ABSTRACT Antibiotic misuse due to limited public understanding has become a global health issue because it can trigger antibiotic resistance. The DAGUSIBU educational program was introduced to guide the community in properly obtaining, using, storing, and disposing of medicines. This study aimed to analyze the effect of DAGUSIBU educational video exposure on improving the knowledge, attitudes, and practices of the community in Koya Barat Village, Muara Tami District, Jayapura City. This study used a pretest-posttest control group design. The research instrument consisted of knowledge, attitude, and practice questionnaires that had been tested for validity and reliability. Data were analyzed using MANOVA, followed by univariate ANOVA and Tukey HSD post hoc test. The findings showed that the DAGUSIBU antibiotic educational video had a statistically significant effect on knowledge (p=0.001), attitudes (p=0.000), and community practices (p=0.000). The effect size indicated the strongest influence on practice at 64.8%, followed by attitude at 49.1% and knowledge at 15.0%. Tukey HSD results showed significant improvements from pretest to posttest 1 and posttest 2 in all three variables, but no significant difference between posttest 1 and posttest 2. The DAGUSIBU antibiotic educational video is effective in improving community knowledge, attitudes, and practices, particularly in shaping appropriate behavior related to antibiotic use. Keywords: DAGUSIBU, Antibiotics, Video, Knowledge, Attitudes, And Practices.