Sri Wahyuni Riza
Program Studi Akuntansi, Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora, Universitas Mohammad Natsir Bukittinggi, Bukittinggi, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh ESG performance, company size, dan company age terhadap kinerja keuangan sektor non keuangan: Studi empiris pada perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia tahun 2020-2024 Muhammad Aidil; Sri Wahyuni Riza; Muhammad Wafiq
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 4 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1269

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Environmental, Social, and Governance (ESG) performance, ukuran perusahaan (company size), dan umur perusahaan (company age) terhadap kinerja keuangan perusahaan yang diproksikan dengan Return on Assets (ROA) melalui pendekatan kuantitatif. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menguji sampel 40 perusahaan sektor nonkeuangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada periode 2020–2024, yang dipilih melalui teknik purposive sampling, dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda pada data panel. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, ESG performance berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja keuangan, sedangkan ukuran dan umur perusahaan tidak terbukti berpengaruh signifikan. Secara simultan (Uji F), ESG performance, ukuran perusahaan, dan umur perusahaan terbukti secara bersama-sama berpengaruh signifikan terhadap kinerja keuangan. Keterbatasan penelitian – Keterbatasan penelitian ini meliputi daya penjelasan model yang relatif rendah (Adjusted R-Square 6,05%), periode pengamatan yang terbatas untuk menangkap tren jangka panjang, serta penggunaan skor ESG yang masih bersifat agregat tanpa memisahkan pilar lingkungan, sosial, dan tata kelola secara spesifik. Implikasi – Implikasi penelitian ini secara teoretis memperkaya Stakeholder Theory dan secara praktis membuktikan kepada manajemen serta investor bahwa komitmen keberlanjutan merupakan instrumen penciptaan nilai yang dapat mengamankan profitabilitas.