Ketidakseimbangan beban pada transformator distribusi dapat meningkatkan rugi-rugi daya (losses), menurunkan efisiensi, serta mengurangi kemampuan penyaluran energi listrik sehingga berdampak pada kualitas pelayanan dan kerugian finansial. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat ketidakseimbangan beban dan pengaruh penyeimbangan beban terhadap penurunan losses pada Trafo Depan Kantor Rayon (200 kVA) dan Trafo Dara Gumanti (50 kVA) di Gardu Portal Feeder 1 Batu Palano. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif melalui pengukuran arus dan tegangan sebelum dan sesudah penyeimbangan, perhitungan arus netral, rugi daya konduktor, rugi finansial, serta simulasi redistribusi beban antar fasa.Hasil penelitian menunjukkan bahwa losses total pada Trafo Depan Kantor Rayon menurun dari 90.309,7 W menjadi 80.033,65 W, sedangkan pada Trafo Dara Gumanti menurun dari 4.851,75 W menjadi 1.384,17 W setelah dilakukan penyeimbangan beban. Dari sisi efisiensi, Trafo Dara Gumanti mengalami peningkatan efisiensi dari 63,75% menjadi 89,09%, sementara Trafo Depan Kantor Rayon meningkat dari 17,81% menjadi 19,78%. Selain itu, penghematan rugi finansial mencapai Rp7.783.492 per bulan pada Trafo Depan Kantor Rayon dan Rp2.626.036,88 per bulan pada Trafo Dara Gumanti. Penelitian ini membuktikan bahwa penyeimbangan beban efektif dalam menurunkan arus netral, mengurangi losses, serta meningkatkan efisiensi transformator dan keandalan jaringan distribusi.