Defina Juliani
Institut Keislaman Tuah Negeri (IKTN), Pelalawan, Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Problematika Motivasi Belajar Siswa dalam Pembelajaran Akidah Akhlak Menggunakan Video Berbasis Problem Based Learning: Studi Kasus di MI Amanah Pekanbaru Defina Juliani; Rian Vebrianto
Cendekiawan : Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol 5 No 2 (2026): June: Multiple Intelligences of Students in Formal, Informal, and Nonformal Educa
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/cendekiawan.v5i2.979

Abstract

Motivasi belajar merupakan faktor penting yang memengaruhi keberhasilan pembelajaran Akidah Akhlak. Namun, dalam praktiknya masih ditemukan berbagai permasalahan yang menyebabkan rendahnya motivasi belajar siswa, seperti kurangnya keterlibatan dalam pembelajaran, rendahnya kepercayaan diri dalam menyampaikan pendapat, serta penggunaan metode pembelajaran yang kurang bervariasi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis problematika motivasi belajar siswa dalam pembelajaran Akidah Akhlak menggunakan video berbasis Problem Based Learning (PBL) di MI Amanah Pekanbaru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru Akidah Akhlak, kepala madrasah, dan siswa kelas IV yang berjumlah 28 orang. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan video berbasis PBL mampu meningkatkan perhatian, partisipasi, dan antusiasme siswa dalam pembelajaran Akidah Akhlak. Sebanyak 24 siswa memperhatikan video dengan baik, 22 siswa terlibat aktif dalam diskusi kelompok, dan 26 siswa mampu menyelesaikan tugas kelompok yang diberikan. Meskipun demikian, masih ditemukan beberapa problematika, yaitu rendahnya kepercayaan diri siswa dalam menyampaikan pendapat, kesulitan memahami masalah yang disajikan dalam video, serta keterbatasan fasilitas pembelajaran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa video berbasis PBL dapat menjadi alternatif pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar siswa pada mata pelajaran Akidah Akhlak, namun keberhasilannya memerlukan dukungan kompetensi guru, pengelolaan kelas yang baik, dan sarana pembelajaran yang memadai.
Inovasi Pembelajaran PAI melalui CANVA di MI Amanah Pekanbaru Defina Juliani; Iwan Agus; Isnaini Septimiarti
Cendekiawan : Jurnal Pendidikan dan Studi Keislaman Vol 5 No 2 (2026): June: Multiple Intelligences of Students in Formal, Informal, and Nonformal Educa
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/cendekiawan.v5i2.1031

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat Madrasah Ibtidaiyah (MI) selama ini masih banyak dilaksanakan secara konvensional melalui metode ceramah dan media cetak sehingga kurang menarik minat belajar peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan inovasi pembelajaran PAI melalui pemanfaatan aplikasi desain grafis Canva di MI Amanah Pekanbaru, meliputi proses implementasi, dampaknya terhadap motivasi belajar peserta didik, serta faktor pendukung dan penghambat yang menyertainya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian adalah guru PAI serta peserta didik kelas IV dan V. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan Canva dalam pembelajaran PAI mampu meningkatkan kreativitas guru dalam merancang media pembelajaran yang visual dan interaktif, meningkatkan motivasi serta partisipasi aktif peserta didik, dan mempermudah penyampaian materi yang bersifat abstrak menjadi lebih konkret. Meskipun demikian, implementasinya masih menghadapi kendala berupa keterbatasan sarana teknologi informasi, jaringan internet, serta kompetensi digital guru yang belum merata. Penelitian ini merekomendasikan perlunya pelatihan berkelanjutan bagi guru PAI dalam pemanfaatan teknologi digital agar inovasi pembelajaran dapat diterapkan secara optimal dan berkelanjutan.