Mohamad Rizky Oktavian
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kontribusi Tingkat Kecemasan, Kecerdasan Emosi, dan Efikasi Diri terhadap Peak Performance Atlet SSB Mohamad Rizky Oktavian; Edi Irwanto; Moh. Agung Setiabudi
Jurnal Penelitian, Pengembangan Pembelajaran dan Teknologi (JP3T) Vol. 4 No. 2 (2026): Juni
Publisher : Perkumpulan Cendekia Muda Kreatif Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61116/jp3t.v4i2.1200

Abstract

Penelitian kuantitatif korelasional ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kecemasan serta hubungannya dengan keberhasilan teknik take-off lompat jauh gaya jongkok pada siswa SDN Curahtakir 03. Pengambilan sampel menggunakan teknik purposive sampling yang menghasilkan sampel total sebanyak 21 siswa kelas IV dan V (13 putra, 8 putri). Data tingkat kecemasan (variabel X) dikumpulkan melalui angket adaptasi Competitive State Anxiety Inventory-2 Revised (CSAI-2R), sedangkan data keberhasilan take-off (variabel Y) diukur menggunakan rubrik observasi terstruktur. Uji prasyarat Shapiro-Wilk menunjukkan data kedua variabel berdistribusi tidak normal ( ), sehingga pengujian hipotesis dialihkan menggunakan statistik non-parametrik korelasi Spearman’s Rho. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi ( ) sebesar 0,083 dengan nilai signifikansi ( ) 0,721 ( ), yang berarti tidak terdapat hubungan linear yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan keberhasilan take-off. Namun, analisis deskriptif mendalam menyingkap pola hubungan non-linear berbentuk kurva U terbalik (inverted-U), yang relevan dengan Hukum Yerkes-Dodson. Performa tolakan siswa mencapai titik optimal (rata-rata 2,40) saat berada pada tingkat kecemasan sedang-tinggi (skor 3), sementara performa menurun pada tingkat kecemasan yang terlalu rendah maupun terlalu tinggi. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa dalam konteks anak usia sekolah dasar, kecemasan bukanlah faktor determinan negatif yang merusak, melainkan dapat berfungsi sebagai mekanisme adaptif untuk memicu fokus gerak selama dikelola pada taraf moderat. Guru PJOK disarankan menerapkan strategi pembelajaran yang adaptif untuk menjaga arousal optimal siswa.