Operational obstacles and psychological pressure faced by final-year students when completing their thesis drafts as a formal study assignment underlie this research. These issues trigger academic delays, negatively impacting on-time graduation rates at universities. The main focus of this scientific study is to analyze the influence of family support on optimizing the academic capacity of students in the Department of Economics Education, Gorontalo State University. This quantitative approach was implemented through random sampling of 66 respondents from a total population of 194 students from the class of 2022. The actual data collection procedure was collected through a closed-ended questionnaire, which was then analyzed using residual normality tests, simple linear regression analysis, and partial t-tests. The quantitative data from the research empirically revealed that the family support variable had a significant positive effect on academic ability by 42.9 percent, indicated by a t-test of 6.941 > t-table of 1.996 at a significance level of 0.000. Meanwhile, the remaining 57.1 percent of variability was determined by other external factors outside the model. The main conclusion confirms that the integration of financial assistance and emotional support has proven highly effective in improving students' coping mechanisms in completing academic assignments. Families are recommended to consistently draft psychological support strategies. ABSTRAK Hambatan operasional serta tekanan psikologis mahasiswa tingkat akhir saat menuntaskan draf skripsi sebagai tugas studi formal melatarbelakangi penelitian ini. Masalah tersebut memicu adanya penundaan akademik sehingga berdampak negatif terhadap tingkat kelulusan tepat waktu di perguruan tinggi. Fokus utama kajian ilmiah ini adalah menganalisis pengaruh dukung keluarga terhadap optimalisasi kapasitas kemampuan akademik mahasiswa Jurusan Pendidikan Ekonomi Universitas Negeri Gorontalo. Langkah-langkah pendekatan kuantitatif ini dioperasikan melalui penarikan sampel secara random sampling terhadap 66 responden dari total populasi 194 mahasiswa angkatan 2022. Prosedur pengumpulan data aktual dihimpun lewat angket kuesioner tertutup, yang selanjutnya dianalisis menggunakan uji normalitas residual, analisis regresi linier sederhana, dan pengujian parsial uji t. Data kuantitatif hasil penelitian secara empiris menyingkap bahwa variabel dukungan keluarga berpengaruh positif signifikan terhadap kemampuan akademik sebesar 42,9 persen, ditunjukkan oleh thitung 6,941 > ttabel 1,996 pada taraf signifikansi 0,000. Sementara itu, sisa variabilitas sebesar 57,1 persen ditentukan oleh faktor eksternal lain di luar model. Simpulan utama menegaskan bahwa keterpaduan pemenuhan bantuan finansial serta perhatian emosional terbukti sangat andal meningkatkan mekanisme koping (coping mechanism) mahasiswa dalam menyelesaikan tugas-tugas ilmiah. Keluarga direkomendasikan menyusun draf strategi pendampingan psikologis secara konsisten.