Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Implementasi Pendidikan Karakter Islami Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam di MIN 1 Sibuhuan Lina Maya Sari Siregar; Abdul Manab Nasution; Bulan Bunga HSB; Febrianti Siregar; M Fadlan; Marissa Marissa; MHD Riski Romadhona Hasibuan; Marlina Hasibuan; Sarmila Dahlena Hasibuan; Siti Hasanah HSB
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1013

Abstract

Pendidikan karakter Islami merupakan salah satu tujuan utama pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) dalam membentuk peserta didik yang beriman, bertakwa, dan berakhlak mulia. Namun, perkembangan teknologi digital, perubahan lingkungan sosial, dan beragam latar belakang peserta didik menjadi tantangan dalam implementasi pendidikan karakter di madrasah. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi pendidikan karakter Islami melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam serta menganalisis faktor pendukung dan faktor penghambat pelaksanaannya di MIN 1 Sibuhuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan penelitian terdiri atas kepala madrasah dan empat orang guru yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi pendidikan karakter Islami telah dilaksanakan melalui integrasi nilai-nilai religius, disiplin, jujur, tanggung jawab, santun, dan peduli dalam proses pembelajaran serta berbagai kegiatan pembiasaan keagamaan, seperti doa bersama, tadarus Al-Qur'an, salat berjamaah, dan keteladanan guru. Faktor pendukung implementasi meliputi komitmen kepala madrasah dan guru, budaya sekolah yang religius, program pembiasaan, serta kerja sama dengan orang tua. Adapun faktor penghambat meliputi pengaruh media digital, perbedaan latar belakang keluarga peserta didik, keterbatasan waktu pembelajaran, dan kurang optimalnya pendampingan karakter di lingkungan keluarga. Dengan demikian, implementasi pendidikan karakter Islami memerlukan sinergi yang berkelanjutan antara madrasah, keluarga, dan masyarakat agar pembentukan karakter peserta didik dapat berlangsung secara optimal.
Pengaruh Pemanfaatan Media Pembelajaran Berbasis Artificial Intelligence Terhadap Motivasi Belajar Pendidikan Agama Islam Siswa Kelas VI MIN Sibuhuan Lina Maya Sari Siregar; Robina Pulungan; Rona Rizky Nasution; Efriana Lubis; Nur Habibah Hasibuan; Wahyudi Anto; Ahmadi Hasibuan; Ali Juman Lubis; Rajo Sakti Hasibuan; Adanan Soleh Hasibuan
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1014

Abstract

Perkembangan teknologi Artificial Intelligence (AI) telah mendorong transformasi pembelajaran pada berbagai jenjang pendidikan, termasuk pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di sekolah dasar. Pemanfaatan AI sebagai media pembelajaran diharapkan mampu menciptakan proses pembelajaran yang lebih interaktif, adaptif, dan berpusat pada peserta didik sehingga dapat meningkatkan motivasi belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pemanfaatan media pembelajaran berbasis Artificial Intelligence terhadap motivasi belajar Pendidikan Agama Islam siswa kelas VI MIN Sibuhuan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis penelitian ex post facto. Populasi penelitian berjumlah 37 siswa, yang seluruhnya dijadikan sampel menggunakan teknik total sampling. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui angket dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan analisis statistik deskriptif, uji normalitas, uji linearitas, analisis regresi linear sederhana, uji hipotesis (uji t), dan koefisien determinasi (R²) dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran berbasis Artificial Intelligence berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi belajar Pendidikan Agama Islam siswa. Persamaan regresi yang diperoleh adalah Y = 25,714 + 0,706X, dengan nilai t hitung sebesar 6,789 yang lebih besar daripada t tabel sebesar 2,030 serta nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,568 menunjukkan bahwa pemanfaatan media pembelajaran berbasis Artificial Intelligence memberikan kontribusi sebesar 56,8% terhadap motivasi belajar siswa. Dengan demikian, pemanfaatan media pembelajaran berbasis Artificial Intelligence dapat menjadi salah satu alternatif inovasi pembelajaran yang efektif untuk meningkatkan motivasi belajar Pendidikan Agama Islam pada jenjang sekolah dasar.
Penguatan Pendidikan Karakter Islami Melalui Pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada Era Society 5.0 di MIN 1 Sibuhuan Lumpia Hannum HSB; Denni Khodijah Daulay; Salma Yana Hasibuan; Dina Sari HSB; Patimah Daulay; Wardiatul Hamdiah Batubara; Shopiah Annawari Hasibuan; Zabbar Al-Zauhari; Ahmad Saukani Siregar; Lina Maya Sari Siregar
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1016

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi penguatan pendidikan karakter Islami melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam pada era Society 5.0 di MIN 1 Sibuhuan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Subjek penelitian terdiri atas kepala madrasah, dua guru Pendidikan Agama Islam, dua wali kelas, dan dua peserta didik yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model analisis interaktif Miles, Huberman, dan Saldaña yang meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, dan member checking. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi penguatan pendidikan karakter Islami telah dilaksanakan secara sistematis melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi pembelajaran. Pada tahap perencanaan, guru mengintegrasikan nilai-nilai karakter Islami ke dalam perangkat pembelajaran dan program pembiasaan religius. Tahap pelaksanaan dilakukan melalui keteladanan guru, pembiasaan ibadah, budaya religius madrasah, serta pemanfaatan teknologi digital secara bijaksana. Evaluasi karakter dilakukan melalui observasi sikap, pembinaan, dan kerja sama dengan orang tua. Implementasi strategi tersebut didukung oleh komitmen seluruh warga madrasah, budaya religius, dan kolaborasi dengan orang tua, meskipun masih menghadapi kendala berupa pengaruh media sosial, penggunaan gawai, serta perbedaan latar belakang peserta didik. Secara keseluruhan, strategi yang diterapkan memberikan implikasi positif terhadap pembentukan karakter religius, kejujuran, kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepedulian sosial peserta didik sehingga relevan sebagai model penguatan pendidikan karakter Islami pada era Society 5.0.