Persediaan merupakan salah satu aset yang memiliki peranan penting dalam mendukung kelancaran operasional perusahaan. Pengelolaan persediaan yang baik memerlukan sistem pengendalian internal yang memadai agar ketersediaan barang dapat terjaga sesuai kebutuhan operasional. PT Syindo Mulia Perkasa merupakan perusahaan yang bergerak di bidang penjualan, penyewaan, dan layanan perawatan mesin fotokopi yang bergantung pada ketersediaan sparepart dalam memberikan pelayanan kepada pelanggan. Berdasarkan hasil observasi selama pelaksanaan kegiatan magang, perusahaan telah menerapkan pencatatan persediaan dan batas minimum stok sebagai bentuk pengendalian internal. Namun, masih ditemukan kendala berupa waktu pengadaan beberapa jenis sparepart yang relatif lama sehingga berpotensi menyebabkan kekurangan stok sebelum barang diterima. Kondisi tersebut dapat menghambat kelancaran proses pelayanan apabila tidak dilakukan pemantauan terhadap proses pengadaan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk memberikan pendampingan dalam penyusunan sistem monitoring pengadaan sparepart sebagai upaya penguatan pengendalian internal persediaan di PT Syindo Mulia Perkasa. Metode pelaksanaan meliputi observasi, identifikasi permasalahan, penyusunan sistem monitoring pengadaan sparepart, pendampingan penggunaan sistem monitoring, serta evaluasi. Luaran kegiatan berupa SOP Monitoring Pengadaan Sparepart, Form Monitoring Pengadaan Sparepart, dan panduan pengisian sebagai media pendukung dalam memantau proses pengadaan sparepart. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem monitoring yang disusun mampu membantu perusahaan mendokumentasikan proses pengadaan secara lebih terstruktur, mulai dari pengajuan hingga barang diterima. Dengan adanya sistem monitoring tersebut, proses pemantauan pengadaan menjadi lebih mudah sehingga dapat mendukung penguatan pengendalian internal persediaan serta meminimalkan risiko kekurangan stok akibat lamanya waktu pengadaan.