Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Integrasi Nilai Itqan dan Iffah dalam Pendidikan Vokasional: Kajian Tematik Al-Qur'an dan Hadis Tarbawi Saim Kurniawan; Rahendra Maya
Abdi Cendekia : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 3 (2026): September
Publisher : Yayasan Zia Salsabila

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61253/abdicendekia.v5i3.1040

Abstract

Pendidikan vokasional dewasa ini dihadapkan pada tuntutan untuk tidak sekadar melahirkan tenaga kerja yang terampil secara teknis, tetapi juga pribadi yang berintegritas dan bertanggung jawab secara moral. Artikel ini bertujuan mengkaji landasan Al-Qur'an dan Hadis Tarbawi mengenai konsep kerja, keahlian, dan profesionalisme sebagai fondasi pendidikan vokasional yang islami. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kepustakaan (library research), yang menelaah ayat-ayat Al-Qur'an, hadis-hadis tarbawi, serta literatur akademik terkini secara tematik (maudhu'i). Hasil kajian menunjukkan bahwa QS. At-Taubah ayat 105 dan QS. Al-Qashas ayat 26 menegaskan kerja sebagai bentuk ibadah yang berorientasi pada akuntabilitas transenden, dengan kriteria ideal tenaga kerja yang kuat sekaligus amanah (al-qawiyul amin). Nilai itqan (profesionalisme) dan iffah (menjaga kehormatan diri) ditemukan sebagai dua pilar etos kerja islami yang saling menguatkan, sebagaimana tercermin pula dalam tipologi keahlian Nabi Muhammad  sebagai pengembala, pedagang, negarawan, dan pendidik. Kajian ini juga mengidentifikasi peluang digitalisasi serta tantangan berupa dekadensi moral dan hambatan struktural dalam implementasi pendidikan vokasi islami di era Revolusi Industri 4.0. Disimpulkan bahwa keberhasilan pendidikan vokasi islami bergantung pada integrasi utuh antara kompetensi teknis dan kekuatan spiritual sebagai satu kesatuan yang tidak terpisahkan.