This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Nur Syifa Madina
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Stigma HIV Dengan Kesehatan Mental Pada Ibu Hamil Dengan HIV: Literature Review Nur Syifa Madina; Nur Azizah Indriastuti
Jurnal Ners Vol. 10 No. 3 (2026): JULI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i3.59923

Abstract

Infeksi Human Immunodeficiency Virus (HIV) masih menjadi masalah kesehatan global dan tidak hanya berdampak pada kondisi fisik, tetapi juga kesehatan mental. Ibu hamil dengan HIV merupakan kelompok yang rentan mengalami masalah psikologis akibat faktor biologis, psikologis, dan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji hubungan stigma HIV dengan kesehatan mental pada ibu hamil yang hidup dengan HIV. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan pencarian artikel melalui database PubMed, Scopus, dan Wiley Online Library. Sebanyak 7.490 artikel ditemukan, dan setelah dilakukan seleksi berdasarkan kriteria inklusi dan kesesuaian, diperoleh 12 artikel yang dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa depresi, kecemasan, dan psychological distress merupakan masalah kesehatan mental yang paling banyak ditemukan pada ibu hamil dengan HIV. Stigma HIV masih banyak dialami dalam berbagai bentuk, termasuk internalized stigma dan stigma yang berkaitan dengan peran sosial. Stigma berhubungan dengan kondisi kesehatan mental baik secara langsung maupun tidak langsung melalui faktor sosial seperti hubungan pasangan dan dukungan sosial. Selain itu, stigma juga mempengaruhi akses terhadap pelayanan kesehatan dan kepatuhan pengobatan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa stigma HIV memiliki peran penting dalam mempengaruhi kesehatan mental pada ibu hamil dengan HIV. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk menurunkan stigma serta meningkatkan dukungan psikososial guna memperbaiki kondisi kesehatan mental.