This Author published in this journals
All Journal Ulil Albab
Ishak Agung Orlondo Ogot
Universitas Dwijendra Denpasar, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kelayakan dan Peran Penyuluh pada Usaha Penangkaran Bibit Kelapa Genjah di UD Pesona Adenium I Putu Agus Sumi Antara; Gede Sedana; I Nengah Surata Adnyana; Komang Suarsana; Ishak Agung Orlondo Ogot
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 5 No. 8: Juli 2026
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jim.v5i8.19686

Abstract

Perkembangan sektor perkebunan masih menghadapi berbagai kendala, seperti bibit unggul dan rendahnya produktivitas. UD Pesona Adenium merupakan salah satu usaha yang mengembangkan penangkaran bibit kelapa genjah. Oleh karena itu, diperlukan analisis kelayakan usaha. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pendapatan, kelayakan finansial, serta peran penyuluh dalam usaha penangkaran bibit kelapa genjah di UD Pesona Adenium, Responden penelitian adalah pemilik usaha.Analisis data dilakukan melalui perhitungan biaya, penerimaan, dan pendapatan, serta analisis kelayakan usaha menggunakan R/C, B/C, BEP, NPV, dan IRR. Peran penyuluh dianalisis menggunakan skala Likert secara deskriptif kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha penangkaran bibit kelapa genjah tergolong menguntungkan dengan total biaya produksi sebesar Rp68.540.000 dan penerimaan sebesar Rp97.200.000, sehingga diperoleh keuntungan sebesar Rp28.660.000. Analisis kelayakan menunjukkan nilai R/C sebesar 1,42, NPV sebesar Rp40.081.400 (positif), dan IRR sebesar 31% yang lebih tinggi dari tingkat suku bunga, sehingga usaha dinyatakan layak secara finansial. Nilai BEP yang berada di bawah kondisi aktual menunjukkan bahwa usaha berada pada posisi aman. Selain itu, peran penyuluh pertanian berada pada kategori baik dengan skor rata-rata 4,02. Disimpulkan penangkaran bibit kelapa genjah layak dan baik untuk dikembangkan. Disarankan kepada penangkar untuk meningkatkan efisiensi biaya dan kualitas bibit, serta kepada penyuluh pertanian untuk meningkatkan intensitas pendampingan.