Nurnaningsih
STIKes Surya Global Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendidikan kesehatan tentang diare menggunakan permainan ular tangga pada anak usia sekolah di SD Negeri Wonolelo Yogyakarta: Health education about diarrhea using the snakes and ladders game for school-age children at Wonolelo State Elementary School, Yogyakarta. Eka Oktavianto; Endar Timiyatun; Nurnaningsih
Cendekia Mengabdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Volume 2 Nomor 1, Mei 2025
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/cmjpm.vi.364

Abstract

Latar Belakang: Diare merupakan penyakit yang sering ditemui pada anak usia sekolah karena pada masa pertumbuhan dan perkembangan ini, imunitas tubuh anak belum berkembang secara sempurna. Diare dapat berdampak pada dehidrasi, gangguan gizi, kesakitan, dan kematian. Oleh karena itu perlu dilakukan tindakan peningkatan pengetahuan tentang diare pada anak usia sekolah dasar. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan tentang diare pada siswa di SDN Wonolelo Yogyakarta. Metode: Kegiatan pengabdian masyarakat ini berjenis CBR (Community Based Research). Kegiatanya adalah pemberian pendidikan kesehatan mengenai diare pada anak sekolah di SDN Wonolelo dengan menggunakan metode permainan ular tangga. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner pengetahuan tentang diare. Jumlah peserta dalam kegiatan pengabdian ini sejumlah 30 siswa kelas IV dan V. Kegiatan pengabdian masyarakat ini dimulai dengan menilai pengetahuan anak tentang diare sebelum diberikan pendidikan kesehatan (pretest). Kemudian melakukan kegiatan pendidikan kesehatan dengan menggunakan metode ular tangga selama 90 menit. Setelahnya dilakukan penilaian pengetahuan kembali (postest). Hasil: Terjadi peningkatan pengetahuan siswa sesudah diberikan pendidikan kesehatan menggunakan media permainan ular tangga. Pengetahuan siswa sebelum dilakukan kegiatan pendidikan kesehatan mayoritas dalam kategori kurang yakni sejumlah 18 siswa (60%). Pengetahuan siswa sesudah dilakukan kegiatan pendidikan kesehatan mayoritas dalam kategori baik yakni sejumlah 24 siswa (80%). Simpulan: Kegiatan pengabdian masyarakat dengan melakukan pendidikan kesehatan menggunakan media permainan ular tangga efektif untuk meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah tentang diare.
Efektifitas permainan ular tangga sebagai media pendidikan kesehatan tentang diare pada anak : The effectiveness of the snakes and ladders game as an health educational medium about diarrhea in children Eka Oktavianto; Nurnaningsih; Endar Timiyatun
Cendekia Sehat: Jurnal Penelitian Keperawatan Volume 1 Nomor 2, November 2024
Publisher : Yayasan Cendekia Sehat Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66689/csjpk.vi.503

Abstract

Latar Belakang: Diare merupakan salah satu penyakit yang sering terjadi pada anak usia sekolah karena pada masa pertumbuhan dan perkembangan, sistem imun anak belum berkembang secara sempurna. Diare dapat menyebabkan berbagai dampak negatif, seperti dehidrasi, gangguan status gizi, nyeri, bahkan kematian. Oleh karena itu, diperlukan upaya untuk meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah dasar mengenai diare melalui pemberian pendidikan kesehatan menggunakan metode permainan ular tangga tentang diare pada anak. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggunakan metode permainan ular tangga terhadap tingkat pengetahuan tentang diare pada anak usia sekolah dasar. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan rancangan one-group pretest-posttest. Teknik pengambilan sampel menggunakan proportional random sampling pada siswa kelas IV dan V SD Negeri Wonolelo Yogyakarta dengan jumlah sampel sebanyak 30 responden. Intervensi yang diberikan berupa pendidikan kesehatan tentang diare menggunakan media permainan ular tangga selama 60 menit. Pengumpulan data dilakukan menggunakan kuesioner, sedangkan analisis data menggunakan paired t-test (dependent t-test). Hasil: Rata-rata skor pengetahuan tentang diare sebelum diberikan pendidikan kesehatan adalah 50,67, sedangkan setelah diberikan pendidikan kesehatan meningkat menjadi 81,60. Terjadi peningkatan rata-rata skor pengetahuan tentang diare sebesar 30,94 poin. Hasil analisis menggunakan paired t-test menunjukkan nilai p = 0,000 (p < 0,05). Simpulan: Pendidikan kesehatan menggunakan metode permainan ular tangga tentang diare efektif dalam meningkatkan pengetahuan anak usia sekolah dasar mengenai diare.