Latar Belakang: Hipertensi merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat utama dan faktor risiko dominan penyakit kardiovaskular. Pendekatan berbasis komunitas diperlukan untuk mengidentifikasi prioritas masalah kesehatan serta merancang intervensi yang tepat sasaran. Tujuan: Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk mengidentifikasi prioritas masalah kesehatan melalui diagnosis komunitas serta melaksanakan dan mengevaluasi intervensi promotif-preventif dalam pencegahan hipertensi di Dusun Wonocatur RT 20, Kelurahan Banguntapan, Bantul, Yogyakarta. Metode: Kegiatan pengabdian ini menggunakan pendekatan Community-Based Research (CBR) yang berfokus pada community diagnosis untuk mengidentifikasi dan menangani hipertensi di RT 20 Dusun Wonocatur. Penentuan prioritas masalah kesehatan dilakukan menggunakan metode USGF (Urgency, Seriousness, Growth, Feasibility). Intervensi terdiri dari pendidikan kesehatan berbasis CERDIK menggunakan poster dan sesi latihan fisik untuk hipertensi di komunitas. Hasil: Hipertensi teridentifikasi sebagai prioritas utama dengan skor USGF tertinggi yaitu skor 17, yang diperburuk oleh rendahnya aktivitas fisik masyarakat. Hasil analisis menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan secara statistik (p = 0,009), dengan rata-rata skor meningkat dari 87,91 (pre-test) menjadi 95,26 (post-test). Simpulan: Diagnosis komunitas efektif dalam menetapkan hipertensi sebagai masalah prioritas, dan intervensi edukasi berbasis CERDIK yang dikombinasikan dengan senam bersama terbukti meningkatkan pengetahuan masyarakat secara signifikan. Pendekatan ini berpotensi menjadi model promotif-preventif dalam pengendalian hipertensi di tingkat komunitas.