Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Mentality Readiness, Morality, and Work Ethic in the Industrial World: A Counseling Program at SMK Fatahillah 1 Cilegon Tatang Mahpudin; Titis Sri Wulan; Silvia Rachmadani; Muhammad Rizki Ashari; Siti May Khofifa
Journal of Education Psychology and Social Development Vol 2, No 1 (2026): June 2026
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/jepsi.v2i1.149

Abstract

Mental, moral, and work ethic readiness are important foundations that Vocational High School (SMK) students must have in facing the demands of an increasingly competitive industrial world. These three aspects not only support technical skills, but also determine students' success in adapting to real work dynamics. A strong mentality helps students face the pressures and challenges of industry, good morality forms integrity and responsibility in work, while a strong work ethic encourages discipline, productivity, and professionalism. Based on this urgency, the community service team carried out counseling activities at SMK Fatahillah 1 Cilegon with the theme "Mentality, Morality, & Work Ethic Readiness in the Industrial World". This activity was carried out through interactive lectures and group discussions. The results of the implementation showed that students gained a deeper understanding of the importance of morality as a basis for forming a work ethic, as well as mental readiness in facing a competitive world of work. This counseling contributed to strengthening students' character to be more adaptive, competitive, and ready to face changes in the industrial era 4.0 towards 5.0. Thus, this activity is a strategic step in preparing vocational high school graduates who are not only technically proficient but also mentally mature, morally upright, and possess a strong work ethic, enabling them to compete in the global workforce.
Kesiapan Mentality, Morality Dan Ethos Kerja dalam Dunia Industri Penyulihan di SMK Fatahillah 1 Cilegon Tatang Mahpudin; Titis Sri Wulan; Silvia Rachmadani; Muhammad Rizki Ashari; Siti May Khofifa
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - April
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v7i1.7566

Abstract

Kesiapan mental, moral, dan etos kerja merupakan fondasi penting yang harus dimiliki siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dalam menghadapi tuntutan dunia industri yang semakin kompetitif. Ketiga aspek tersebut bukan hanya menjadi penunjang keterampilan teknis, melainkan juga penentu keberhasilan siswa dalam beradaptasi dengan dinamika kerja nyata. Mentalitas yang kuat membantu siswa menghadapi tekanan dan tantangan industri, moralitas yang baik membentuk integritas serta tanggung jawab dalam bekerja, sedangkan etos kerja yang tinggi mendorong kedisiplinan, produktivitas, dan profesionalisme. Tujuan kegiatan ini adalah memperkuat kesiapan mental, moralitas, dan etos kerja siswa serta menilai perubahan pemahaman dan sikap kerja peserta melalui evaluasi pretest–posttest dan observasi selama simulasi. Berdasarkan urgensi tersebut, tim pengabdian masyarakat melaksanakan kegiatan penyuluhan di SMK Fatahillah 1 Cilegon dengan tema “Kesiapan Mentality, Morality, & Ethos Kerja dalam Dunia Industri”. Kegiatan ini dilaksanakan melalui metode ceramah interaktif dan diskusi kelompok. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai pentingnya moralitas sebagai dasar pembentukan etos kerja, serta kesiapan mental dalam menghadapi dunia kerja yang penuh persaingan. Penyuluhan ini berkontribusi dalam memperkuat karakter siswa agar lebih adaptif, kompetitif, dan siap menghadapi perubahan di era industri 4.0 menuju 5.0. Dengan demikian, kegiatan ini menjadi langkah strategis untuk menyiapkan lulusan SMK yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga matang secara mental, bermoral, dan beretos kerja tinggi sehingga mampu bersaing di dunia kerja global.