Fakhriyyah Asmay Aidha
UIN Sayyid Ali Rahmatullah Tulungagung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Psikolinguistik, Neurolinguistik, dan Metafora Kognitif Komputer dalam Perkembangan Bahasa Teknologi Kecerdasan Buatan Siti Zumrotul Maulida; Fakhriyyah Asmay Aidha; Krismonika Khoirunnisa
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia 2023: SPECIAL EDITION: LALONGET IV
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.11734

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi psikologi perkembangan bahasa pada sistem teknologi kecerdasan buatan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif yang akan dimanfaatkan untuk menganalisis hasil tulisan mahasiswa yang diparafrase menggunakan tiga aplikasi kecerdasan buatan yaitu aplikasi Chat GPT, Aizzy AI, dan Perplexity AI. Analisis data pada penelitian ini berbasis teks dan wacana berdasarkan struktur pembangun semantik, morfologi, dan sintaksisnya. Proses pengolahan data pada penelitian ini memanfaatkan pencarian sederhana terkait kata kunci tertentu untuk mendapatkan hasil parafrase dari ketiga aplikasi kecerdasan buatan tersebut. Hasil dari penelitian ini adalah ditemukannya perbedaan yang signifikan. Signifikansi yang ditemukan berupa pengolahan kebahasaan dari teks yang diparafrase menggunakan pencarian kata kunci yang sama, baik yang menggunakan aplikasi Chat GPT, Aizzy AI, dan Perplexity AI.
Integrasi Kecerdasan Buatan dan Kecerdasan Emosional dalam Dialog Digital: Tinjauan Psikolinguistik terhadap Interaksi Generasi Modern Fakhriyyah Asmay Aidha; Krismonika Khoirunnisa; Silfia Qurrotul A’yun
GHANCARAN: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia SPECIAL EDITION: LALONGET VI
Publisher : Tadris Bahasa Indonesia, Fakultas Tarbiyah, Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/ghancaran.vi.21712

Abstract

This study examines the evolving role of artificial intelligence (AI) in digital communication from a psycholinguistic and pragmatic perspective. Rather than functioning solely as a technical tool, AI has increasingly assumed the role of an interactive social entity capable of engaging in complex conversational exchanges. By simulating affective responses, employing politeness strategies, and adapting to users’ emotional and social contexts, AI fosters communication environments perceived as safe, particularly among the digital-native generations. These environments often relax rigid social norms such as fear of impoliteness or judgment, enabling deeper emotional expression. Employing a qualitative methodology grounded in literature review and observation of user interactions with Large Language Models (LLMs) based on platforms like ChatGPT. However, this research adopts a constructivist paradigm to examine how users co-construct meaning. Findings indicate that AI through technologies such as Natural Language Processing (NLP), affective computing, and relational artifact design facilitates perceptions of social presence, emotional alignment, and self-disclosure. This signifies a shift from traditional interpersonal communication to linguistically mediated digital interaction. However, the engagement remains a simulation for AI that lacks genuine intentionality or social consciousness and still struggles with implicit elements like metaphor or irony. The study concludes by advocating for interdisciplinary approaches to assess AI’s epistemic and affective roles in shaping social relationships and to critically reconsider concepts such as authenticity, artificial affect, and human subjectivity in the digital era.