Rashmi Ranjan Panigrahi
XIM University

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pendekatan Pemecahan Masalah dan Pendekatan Metakognitif terhadap Kemampuan Penalaran Matematis Ditinjau dari Kemampuan Awal Siswa Esther Arnhilda Situmorang; Rashmi Ranjan Panigrahi
Jurnal Diferensiasi Pendidikan Vol 3 No 1 (2026): Edisi Juli 2026
Publisher : Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas HKBP Nommensen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36655/jdp.v3i1.2164

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pendekatan pemecahan masalah dan pendekatan metakognitif terhadap kemampuan penalaran matematis siswa ditinjau dari kemampuan awal siswa pada materi Sistem Persamaan Linear Dua Variabel (SPLDV). Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain eksperimen semu (quasi experiment). Populasi penelitian adalah seluruh siswa kelas XI SMA Negeri 1 Muara. Sampel dipilih melalui teknik purposive random sampling, yang terdiri atas satu kelas dengan pendekatan metakognitif dan satu kelas dengan pendekatan pemecahan masalah. Kemampuan awal siswa diidentifikasi melalui hasil pre-test, sedangkan kemampuan penalaran matematis diukur menggunakan tes uraian yang telah memenuhi uji validitas dan reliabilitas. Data dianalisis menggunakan uji normalitas, uji homogenitas, analisis N-Gain, dan Independent Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua pendekatan pembelajaran memberikan pengaruh terhadap peningkatan kemampuan penalaran matematis siswa. Siswa yang memiliki kemampuan awal lebih tinggi menunjukkan kemampuan penalaran matematis yang lebih baik dibandingkan siswa dengan kemampuan awal yang lebih rendah. Meskipun kedua pendekatan termasuk dalam kategori kurang efektif berdasarkan nilai N-Gain, pendekatan pemecahan masalah menghasilkan rata-rata dan skor N-Gain yang sedikit lebih tinggi dibandingkan pendekatan metakognitif. Dengan demikian, pendekatan pemecahan masalah lebih berpotensi meningkatkan kemampuan penalaran matematis siswa dengan mempertimbangkan kemampuan awal yang dimiliki