Anas Malik (UIN Raden Intan Lampung)
UIN Raden Intan Lampung

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Efektivitas Insentif Fiskal Digital Terhadap Kinerja Umkm Di Indonesia Erfrian Aditya (UIN Raden Intan Lampung); Ivo Ereksen Pidila (UIN Raden Intan Lampung); Syifa Auliya Rahmah (UIN Raden Intan Lampung); Anas Malik (UIN Raden Intan Lampung)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 01 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i01.4179

Abstract

Isu dan kebijakan dalam negeri di Indonesia melibatkan berbagai tantangan yang rumit, termasuk ketidakmerataan pembangunan, kemiskinan, dan akses terhadap layanan publik. Artikel ini secara khusus mengevaluasi seberapa efektif insentif fiskal digital dalam meningkatkan kinerja Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Mengingat bahwa UMKM merupakan pilar utama ekonomi nasional, mereka berada pada posisi kunci untuk memanfaatkan peluang pertumbuhan ekonomi digital yang mengalami perkembangan pesat, yang dipacu oleh pandemi COVID-19. Namun, proses digitalisasi UMKM menghadapi kesenjangan yang besar. Berbagai tantangan struktural yang ada termasuk rendahnya kemampuan literasi digital, infrastruktur yang belum memadai, serta penggunaan sumber daya fiskal yang tidak efisien. Sebagai respons, pemerintah telah mengeluarkan insentif fiskal digital, seperti Pelonggaran Administrasi Perpajakan yang berbasis Digital dan PPh Final UMKM Ditanggung Pemerintah (DTP). Meskipun insentif ini dapat memicu peningkatan partisipasi UMKM dalam kegiatan formal, adopsinya tetap rendah karena banyak UMKM yang kurang memahami aplikasi perpajakan dan sistem administrasi digital, serta manfaat pajak yang gratis. Dengan pendekatan analitis, karya ini mengidentifikasi faktor-faktor penting seperti ketidakpastian politik dan dinamika pengelolaan yang berpengaruh terhadap efektivitas pelaksanaan kebijakan serta mengusulkan langkah-langkah strategis untuk memperbaiki responsivitas dan keberlanjutan kebijakan.
Perkembangan Dalam Pembagian Sistem Perekonomian Dimas Trinando (UIN Raden Intan Lampung); Rivanza (UIN Raden Intan Lampung); Istia Ilga Okriani (UIN Raden Intan Lampung); Anas Malik (UIN Raden Intan Lampung)
SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah Vol 2, No 01 (2025): SYIRKAH: Jurnal Ekonomi Syariah
Publisher : Universitas Muhammadiyah Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36269/jes.v2i01.4180

Abstract

Sistem perekonomian merupakan fondasi utama yang menentukan arah pembangunan dan kesejahteraan suatu negara, termasuk Indonesia, yang berlandaskan nilai-nilai PancasiladanUUD1945. Secara konseptual, sistem ekonomi adalah jaringan relasi antara rumah tangga, produsen, dan pemerintah dalam produksi, distribusi, dan konsumsi barang/jasa. Perkembangan historis didominasi oleh pergeseran global dari model ekstrem Komando dan Pasar murni menuju Sistem Campuran. Sistem Komando terbukti tidak efisien dan menghambat inovasi, yang memicu keruntuhan dan transisi pasca-1991. Sebaliknya, meskipun efisien, sistem Pasar murni rentan terhadap kegagalan pasar dan ketidaksetaraan ekstrem. Oleh karena itu, Sistem Campuran muncul sebagai model dominan saat ini , menggabungkan efisiensi pasar bebas dengan intervensi pemerintah yang bertujuan untuk stabilitas, pemerataan, dan mengatasi tantangan modern seperti perubahan iklim dan kesenjangan digital. Prospek masa depan menegaskan dominasi model Campuran yang adaptif danberkelanjutan.