Wahyu Dwi Lesmono
Institut Teknologi Kalimantan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Modeling the Gross Returns of the Big Four Banks’ Stocks in Indonesia Using a Generalized Linear Model (GLM) with the AIC, BIC, and Deviance Approaches Wahyu Dwi Lesmono; Ayu Nor Aisah
Prosperia: Journal of Economic Development, Accounting, and Global Markets Vol. 1 No. 2 (2026): : May: Prosperia: Journal of Economic Development, Accounting, and Global Marke
Publisher : CV SCRIPTA INTELEKTUAL MANDIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65310/kkzbkv88

Abstract

This study examines the macrofinancial sensitivities and returns dynamics of the four systemically important banks in Indonesia using a Generalized Linear Model framework optimized via operational parameter criteria. Utilizing daily returns data, the empirical framework evaluates the transmission channels of domestic equity index movements, foreign exchange fluctuations, and central bank monetary policies while explicitly addressing non-Gaussian error distributions. The statistical estimations demonstrate that domestic capital market performance acts as the definitive anchor for banking stock returns, although public and private banking instruments exhibit divergent elasticity profiles reflecting distinct institutional mandates and funding structures. Furthermore, residual diagnostics reveal a complete rejection of error normality across all asset vectors, confirming that traditional linear estimation models produce inefficient standard errors under conditions of extreme market volatility. By accommodating alternative exponential distribution profiles and flexible non-linear link functions, the generalized framework minimizes unexplained variance and yields highly consistent parameter metrics. These findings underscore the critical utility of non-linear structural modeling in accurately identifying systematic risks, optimizing corporate banking portfolios, and strengthening macroprudential surveillance systems within emerging financial architectures.  
OPTIMASI SISTEM RAINWATER HARVESTING UNTUK PENGUATAN AKSES AIR BERSIH DI KELURAHAN SUNGAI PARIT KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA Ahmad Azwar Mas'ud M; Afif Taufiiqul Hakim; Wahyu Dwi Lesmono; Astrit Julia Sinta Dewi; Lailatul Musyarrofah Sudirman; Nadia Zahara Romadhona; Oktavia Hadi Azzizah; Angela Aulia Rosi Moningkey; Gio Febrian Arfai; Muhammad Zacki Fasya; Inka Niq Masuru; Rifdah Nirmala Sari; Zavicka Alamanda Rizvisal
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat ITK (PIKAT) Vol. 7 No. 1 (2026): PIKAT : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : LPPM Institut Teknologi Kalimantan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35718/pikat.v7i1.8481856

Abstract

Ketersediaan air bersih adalah suatu kebutuhan yang sangat penting, terutama di daerah yang belum memiliki akses jaringan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) seperti Masjid Baitussalam di Kelurahan Sungai Parit, Kabupaten Penajam Paser Utara. Masjid ini selama ini hanya bergantung pada air hujan dan air tanah tanpa adanya sistem penyaringan yang cukup. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan sistem Rainwater Harvesting dengan menambahkan sistem penyaringan sederhana memakai media pasir Malang. Hasil pengujian menunjukkan bahwa air hujan sebelum disaring memiliki pH 6,3 dan Total Dissolved Solids (TDS) 627 ppm, yang tidak sesuai dengan standar air bersih. Setelah proses filtrasi, pH naik menjadi 7,0 dan TDS turun secara signifikan menjadi 27 ppm, yang menunjukkan peningkatan kualitas air yang nyata. Sistem ini beroperasi dengan memanfaatkan gravitasi dan tidak memerlukan sumber energi tambahan, sehingga ideal digunakan di komunitas berskala kecil. Selain pemasangan fisik, dilakukan juga penyuluhan kepada masyarakat mengenai cara pemakaian dan pemeliharaan alat filtrasi. Aktivitas ini menunjukkan bahwa sistem penyaringan sederhana yang berbasis pasir Malang dapat menjadi jawaban yang efisien dan berkelanjutan untuk meningkatkan ketersediaan air bersih di kawasan terpencil.