Jalu Ferari .S
Universitas PGRI Semarang, Semarang, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pilar Pendayagunaan: Analisis Strategis Penempatan dan Pemetaan Kerja (Mapping) Berbasis Kompetensi Reny Fijarwati; Siti Nur Arifah; Jalu Ferari .S; Indah Sulistiyorini; Rahayuti; Aniek Sanjaya; Ngurah Ayu Nyoman Murniati
Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Manajemen Pendidikan dan Ilmu Sosial (Juni- Juli 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jmpis.v7i4.9079

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran strategis dari penempatan kerja dan pemetaan jabatan berbasis kompetensi dalam pengelolaan tenaga kerja kependidikan. Pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR) diterapkan dalam studi ini, dengan memanfaatkan data sekunder yang diekstraksi dari jurnal akademik berdampak tinggi, buku referensi, dan dokumen kebijakan pendidikan resmi. Data dikumpulkan melalui protokol dokumentasi yang ketat dan dievaluasi menggunakan analisis isi deskriptif. Temuan penelitian menunjukkan bahwa manajemen sumber daya manusia pendidikan menghadapi tantangan mendasar, termasuk ketidaksesuaian kualifikasi yang terus terjadi, distribusi tenaga kerja yang tidak merata antarwilayah, dan tidak adanya kerangka kerja pemetaan jabatan berbasis kompetensi yang terstruktur. Kerentanan sistemik ini menurunkan efisiensi pemanfaatan sumber daya manusia dan secara langsung memperburuk kinerja institusi. Menyelaraskan kompetensi inti individu dengan persyaratan peran yang spesifik sangat penting untuk memaksimalkan produktivitas tenaga kerja dan menumbuhkan hasil profesional yang berkelanjutan. Sebagai kesimpulan, penempatan strategis yang digabungkan dengan pemetaan jabatan berbasis teknologi berfungsi sebagai pilar penting dalam mengoptimalkan tenaga kerja pendidikan dengan meningkatkan efisiensi administrasi, memperkuat keputusan kepemimpinan berbasis data, dan membangun gugus tugas sekolah yang sangat adaptif.