Ratih Rahmahwati
Program Studi Teknik Industri, Fakultas Teknik, Universitas Tanjungpura

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peningkatan Produktivitas Mitra Dzakira Citra Mandiri melalui Hibah dan Pelatihan Mesin Pemotong Adonan Amplang Famelga Clea Putri; Silvia Uslianti; Annisa Nabila; Dinda Agustina Lubis; Tri Wahyudi; Ratih Rahmahwati
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Juli 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i4.1164

Abstract

Kalimantan Barat memiliki potensi besar dalam pengembangan usaha pangan lokal, salah satunya adalah produksi amplang yang dikelola oleh Dzakira Citra Mandiri. Meskipun memiliki prospek yang baik, proses produksi amplang masih menghadapi kendala pada tahap pemotongan adonan yang dilakukan secara manual, sehingga membutuhkan waktu yang relatif lama, tenaga kerja yang cukup besar, serta menghasilkan ukuran produk yang kurang seragam. Permasalahan tersebut berdampak pada rendahnya efisiensi dan konsistensi kualitas produk. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha melalui penerapan teknologi tepat guna berupa mesin pemotong adonan amplang. Metode pelaksanaan meliputi hibah mesin kepada mitra, pelatihan pengoperasian dan perawatan mesin, serta pendampingan penggunaan alat dalam proses produksi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan efisiensi waktu produksi, penurunan beban kerja manual, serta peningkatan keseragaman ukuran produk amplang. Selain itu, produktivitas usaha mengalami peningkatan yang berdampak pada kapasitas produksi dan kualitas produk yang lebih baik. Kegiatan ini juga berkontribusi dalam penguatan ekonomi lokal serta mendukung pengembangan potensi wisata edukatif di kawasan Kampung Wisata Tenun Khatulistiwa. Dengan demikian, penerapan teknologi tepat guna ini diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan keberlanjutan usaha amplang di tingkat lokal.