Febriaman Laoli
Program Studi Teknologi Informasi, Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Nias

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Bot Telegram untuk Monitoring dan Pelaporan Ticket Gangguan Jaringan Telekomunikasi Boy Setyawan Zalukhu; Febriaman Laoli; Efrat Ferson Harefa; Kalebi Arta Sasta Harefa; Alven Natalius Sarumaha; Jurisman Waruwu
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 4 (2026): Juli 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i4.1384

Abstract

Proses monitoring dan pelaporan ticket gangguan jaringan telekomunikasi yang masih dilakukan secara manual sering menimbulkan kendala dalam penyampaian informasi, monitoring pekerjaan, dan dokumentasi data. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Bot Telegram sebagai sistem monitoring dan pelaporan ticket gangguan jaringan telekomunikasi yang terintegrasi serta mengevaluasi kesesuaian fungsi sistem dalam mendukung kebutuhan operasional administrator dan teknisi. Kebaruan penelitian terletak pada integrasi distribusi ticket, pelaporan progres temporer dan permanen, dokumentasi evidence, validasi pekerjaan, serta monitoring real-time dalam satu platform. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model Prototype. Sistem dikembangkan menggunakan Telegram Bot API, Google Apps Script, Google Spreadsheet, dan Google Drive. Data penelitian diperoleh melalui observasi, wawancara, dan studi literatur, sedangkan pengujian dilakukan menggunakan metode black box testing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh fungsi utama sistem berjalan sesuai kebutuhan pengguna dan mampu mendukung proses monitoring serta pelaporan secara terintegrasi. Implementasi sistem membantu meningkatkan efektivitas koordinasi, mempercepat pelaporan pekerjaan, dan menyediakan dokumentasi yang lebih terstruktur.