Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Faktor-Faktor Promosi Kesehatan terhadap Penguatan Gerakan Masyarakat dalam Bidang Kesehatan: Studi kasus di perusahaan Singkong Di Lampung Utara Tahun 2025 Yeni Rosita; Ahmad Fikri; La Ode Liaumin Azim
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1118

Abstract

Salah satu industri yang mengubah singkong menjadi tepung tapioka, yang juga menjadi Lokasi praktik bagi mahasiswa Poltekkes Tanjungkarang dari Jurusan Kesehatan Lingkungan, memiliki kewajiban untuk menjalankan promosi tentang Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3). Meskipun demikian, pelaksanaannya masih menghadapi beberapa tantangan yang berdampak pada efisiensinya. Penelitian awal mencatat adanya 22 insiden kecelakaan kerja sepanjang tahun 2024, dan sebagian pekerja mengungkapkan ketidaknyamanan saat menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), sehingga hanya enam dari sepuluh pekerja yang diwawancarai menggunakan APD secara sepenuhnya. Pelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kebijakan berwawasan kesehatan, lingkungan yang mendukung, reorientasi pelayanan kesehatan, dan keterampilan individu terhadap gerakan masyarakat. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional terhadap 60 responden. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh variabel independen memiliki hubungan yang signifikan dengan gerakan masyarakat, yaitu kebijakan K3 (p=0,002), lingkungan (p=0,004), pelayanan kesehatan (p=0,011), dan keterampilan individu (p=0,002). Kesimpulan penelitian ini adalah faktor kebijakan dan keterampilan individu memiliki pengaruh yang kuat dalam meningkatkan partisipasi masyarakat. Disarankan adanya penguatan kebijakan berbasis masyarakat serta peningkatan literasi kesehatan guna mendorong gerakan masyarakat yang berkelanjutan.