Penyalahgunaan narkoba merupakan salah satu permasalahan kesehatan yang dapat memberikan dampak negatif terhadap kesehatan fisik, psikologis, sosial, dan masa depan remaja. Kurangnya pengetahuan mengenai bahaya narkoba menjadi salah satu faktor yang meningkatkan risiko penyalahgunaan narkoba pada kalangan pelajar. Edukasi kesehatan merupakan salah satu upaya promotif dan preventif yang dapat dilakukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja tentang bahaya narkoba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh edukasi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan tentang bahaya narkoba pada siswa kelas XII SMA 1 Kandangan. Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuantitatif dengan metode pre-eksperimental menggunakan pendekatan one group pretest-posttest design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas XII SMA 1 Kandangan sebanyak 315 orang. Penentuan jumlah sampel menggunakan rumus Slovin dengan tingkat kesalahan 10% sehingga diperoleh sampel sebanyak 76 responden. Teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Analisis data menggunakan analisis univariat dan bivariat dengan uji Paired Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan edukasi kesehatan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kurang sebanyak 36 responden (47,4%), sedangkan setelah diberikan edukasi kesehatan sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan baik sebanyak 52 responden (68,4%). Hasil uji statistik menggunakan Paired Sample t-Test diperoleh nilai p-value sebesar 0,000 (p<0,05), yang menunjukkan bahwa terdapat pengaruh edukasi kesehatan terhadap tingkat pengetahuan tentang bahaya narkoba pada siswa kelas XII SMA 1 Kandangan. Kesimpulan penelitian ini adalah edukasi kesehatan berpengaruh signifikan terhadap peningkatan tingkat pengetahuan tentang bahaya narkoba. Edukasi kesehatan dapat digunakan sebagai salah satu strategi promotif dan preventif dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba pada remaja.