Miftahul Jannah
Universitas Malahayati Bandar Lampung

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Beban Kerja Perawat Dengan Penerapan Standar Operasional Prosedur Pencegahan Risiko Jatuh Di RSUD Kabupaten Pringsewu Provinsi Lampung Tahun 2026 Miftahul Jannah; M. Ricko Gunawan; Dewi Kusumaningsih
Health Research Journal of Indonesia Vol 4 No 5 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v4i5.1245

Abstract

Pendahuluan: Keselamatan pasien merupakan prioritas global karena setiap tahun jutaan pasien mengalami insiden yang dapat dicegah, termasuk kejadian jatuh. Menurut World Health Organization (WHO), sekitar 134 juta kejadian buruk terjadi setiap tahun di layanan kesehatan dan lebih dari 1 juta pasien jatuh setiap tahun di Amerika Serikat. Di Provinsi Lampung tercatat 571 kasus insiden keselamatan pasien pada tahun 2021 dan lebih dari 250 kasus jatuh pada tahun 2023. Data RSUD Pringsewu menunjukkan 2.488 pasien berisiko jatuh pada tahun 2024 dan 1.613 pasien hingga September 2025. Beban kerja perawat yang tinggi berpotensi menurunkan kepatuhan terhadap SOP pencegahan risiko jatuh. Tujuan: Diketahui hubungan beban kerja perawat dengan penerapan SOP pencegahan risiko jatuh. Metode: Penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional yang dilaksanakan pada Februari–Maret 2026. Populasi berjumlah 119 perawat dengan sampel 92 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Beban kerja diukur menggunakan kuesioner 13 item dan penerapan SOP menggunakan 29 item pernyataan. Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil: Mayoritas responden berusia 28–35 tahun (52,2%), berjenis kelamin perempuan (59,8%), berpendidikan S1 Keperawatan (66,3%), dan memiliki masa kerja 1–10 tahun (71,7%). Beban kerja sedang paling banyak (47,8%), sedangkan kepatuhan terhadap SOP sebesar 53,3%. Kesimpulan: Uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara beban kerja perawat dengan penerapan SOP pencegahan risiko jatuh (p=0,001; α<0,05). Perawat dengan beban kerja berat cenderung memiliki tingkat kepatuhan yang lebih rendah dibandingkan beban kerja ringan dan sedang.