Pendahuluan: Cakupan Imunisasi Dasar Lengkap (IDL) di Kabupaten Sigi mengalami penurunan signifikan pada tahun 2024, di mana wilayah kerja Puskesmas Kinovaro mencatat capaian terendah sebesar 35%. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis determinan capaian imunisasi dasar lengkap di wilayah kerja Puskesmas Kinovaro, Kabupaten Sigi. Metode: Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan desain cross-sectional. Populasi penelitian adalah ibu yang memiliki bayi usia 12–24 bulan sebanyak 236 orang, dengan sampel 148 responden yang dipilih menggunakan teknik proportional stratified random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara menggunakan kuesioner, kemudian dianalisis menggunakan uji chi-square dan regresi logistik berganda. Hasil: Hasil uji statistik menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan antara pengetahuan (p=0,000), sikap (p=0,003), keyakinan (p=0,000), dan keterjangkauan fasilitas kesehatan (p=0,037) terhadap capaian IDL. Sebaliknya, dukungan petugas kesehatan tidak menunjukkan pengaruh signifikan (p=0,356). Analisis multivariat mengonfirmasi bahwa sikap ibu merupakan variabel determinan yang paling kuat dan dominan memengaruhi capaian IDL (skor statistik = 125,324). Capaian IDL di Puskesmas Kinovaro secara dominan dikendalikan oleh faktor sikap ibu. Disarankan kepada pihak puskesmas untuk mengoptimalkan strategi komunikasi kesehatan yang berfokus pada ranah afektif dan konseling interpersonal guna mengubah sikap negatif ibu menjadi patuh terhadap imunisasi.