Jadiaman Parhusip
Teknik Informatika, Universitas Palangka Raya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS USABILITY APLIKASI GOOGLE CLASSROOM MENGGUNAKAN METODE SYSTEM USABILITY SCALE (SUS) DAN PENGUJIAN BLACK BOX Angel Gavrila; Jadiaman Parhusip
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 1 (2026): JATI Vol. 10 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i1.16680

Abstract

METODE SYSTEM USABILITY SCALE (SUS) DAN PENGUJIAN BLACK BOX   Angel Gavrila, Jadiaman Parhusip Teknik Informatika, Fakultas Teknik, Universitas Palangka Raya Kampus UPR Tanjung Nyaho Jl. Yos Sudarso, Palangka Raya angel@mhs.eng.upr.ac.id   ABSTRAK   Perkembangan teknologi informasi mendorong pemanfaatan Learning Management System (LMS) seperti Google Classroom untuk mendukung proses pembelajaran daring, namun tidak semua pengguna merasakan kemudahan yang sama dalam pengoperasiannya. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kesenjangan antara potensi fungsional Google Classroom dengan pengalaman nyata pengguna yang masih menemukan kendala pada aspek navigasi, konsistensi tampilan, dan kemudahan penggunaan. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis tingkat usability Google Classroom menggunakan metode System Usability Scale (SUS) serta menguji kesesuaian fungsi utama aplikasi melalui pengujian Black Box Testing. Metode yang digunakan meliputi studi literatur, penyebaran kuesioner SUS kepada 60 responden pengguna Google Classroom, perhitungan skor SUS, serta pengujian fungsional berdasarkan skenario penggunaan utama. Hasil pengujian menunjukkan seluruh fitur inti berjalan sesuai spesifikasi, sementara rata-rata skor SUS sebesar 65,71 berada pada kategori marginal (high) dengan grade C dan adjective rating Good, yang berarti aplikasi cukup dapat diterima namun belum optimal. Hasil tersebut mengindikasikan bahwa Google Classroom layak digunakan sebagai media pembelajaran daring, tetapi masih memerlukan perbaikan pada konsistensi antarmuka, kejelasan navigasi, dan kemudahan penggunaan bagi pengguna baru.