Budi Susetyo
Teknik Informatika, Universitas Ibn Khaldun Bogor

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

ANALISIS DAYA TARIK OBJEK WISATA BERDASARKAN KECUKUPAN INFORMASI DI KAWASAN GEOPARK BOGOR HALIMUN SALAK MENGGUNAKAN METODE CPI (COMPOSITE PERFORMANCE INDEX) Adi Satria Nugraha; Budi Susetyo; Nurul Kamilah
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 1 (2026): JATI Vol. 10 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i1.16873

Abstract

Pengembangan pariwisata di Indonesia masih menghadapi tantangan berupa keterbatasan kecukupan informasi, khususnya pada objek wisata di kawasan Geopark Bogor Halimun Salak. Permasalahan utama yang dihadapi adalah belum meratanya ketersediaan informasi wisata yang akurat, lengkap, dan mutakhir sehingga berpotensi menghambat pengambilan keputusan wisatawan maupun pengelola kawasan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mengevaluasi tingkat kecukupan informasi objek wisata di kawasan Geopark Bogor Halimun Salak menggunakan metode Composite Performance Index (CPI). Metode penelitian yang digunakan adalah analisis kuantitatif dengan penerapan CPI berdasarkan tujuh kriteria penilaian, yaitu jenis objek wisata, jarak, biaya, aktivitas, deskripsi, kelengkapan, dan kebaruan informasi. Studi kasus dilakukan pada 36 objek wisata prioritas yang tersebar di lima kecamatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa objek wisata dengan tingkat kecukupan informasi tertinggi adalah Curug Nangka dengan skor CPI sebesar 86,29, diikuti The Highland Park Resort sebesar 85,21 dan Curug Batu Ampar sebesar 84,31, sedangkan tingkat kecukupan informasi terendah terdapat pada Persawahan Terasering Malasari dengan skor 31,77. Hasil analisis CPI kemudian divisualisasikan dalam sistem WebGIS menggunakan tiga klasifikasi warna untuk memudahkan identifikasi kualitas informasi secara spasial. Penelitian ini menegaskan pentingnya kecukupan informasi dalam mendukung pengembangan pariwisata berkelanjutan dan digitalisasi informasi wisata
ANALISIS STOK KARBON DI WILAYAH KECAMATAN NANGGUNG BERBASIS WEBGIS Bambang Dwi Pamungkas; Budi Susetyo; Fety Fatimah
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 2 (2026): JATI Vol. 10 No. 2
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i2.17889

Abstract

Pemanasan global yang dipicu oleh peningkatan emisi gas rumah kaca menjadikan peran hutan sebagai penyerap karbon semakin penting. Kecamatan Nanggung, Kabupaten Bogor, merupakan wilayah dengan potensi cadangan karbon yang tinggi namun menghadapi tekanan lingkungan akibat alih fungsi lahan dan aktivitas pertambangan. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah belum tersedianya informasi spasial yang akurat mengenai besaran stok karbon di setiap desa serta media visualisasi yang mudah diakses oleh masyarakat dan pemangku kepentingan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan menghitung stok karbon berdasarkan tutupan lahan menggunakan metode penginderaan jauh, serta menyajikannya dalam bentuk WebGIS. Metode yang digunakan meliputi klasifikasi tutupan lahan dengan pendekatan unsupervised classification terhadap citra satelit tahun 2024, perhitungan biomassa dan stok karbon dengan asumsi 45% biomassa merupakan karbon, serta pengolahan data spasial menggunakan ArcGIS dan QGIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Desa Malasari memiliki stok karbon tertinggi sebesar 495.736 ton, sedangkan stok karbon terendah terdapat di Desa Batu Tulis sebesar 13.679 ton. Informasi stok karbon tersebut berhasil divisualisasikan dalam WebGIS yang menampilkan peta sebaran karbon dan grafik pendukung. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi dasar pengambilan kebijakan lingkungan, mendukung mitigasi perubahan iklim, serta menjadi referensi dalam pengembangan perdagangan karbon di tingkat lokal.