Hamilatus Sa'adah
Manajemen Informatika, Universitas Teknologi Digital

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENDAMPINGAN KELUARGA BERISIKO STUNTING PADA DPPKBP2PA KOTA TEGAL Hamilatus Sa'adah; Galih Widyatmojo
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 1 (2026): JATI Vol. 10 No. 1
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i1.16889

Abstract

Stunting merupakan permasalahan kesehatan masyarakat yang hingga saat ini masih menjadi tantangan serius di Indonesia, termasuk di Kota Tegal. Tingginya angka keluarga berisiko stunting menuntut adanya sistem pendampingan yang efektif, terstruktur, dan mudah diakses oleh petugas terkait. Perancangan sistem informasi pendampingan keluarga berisiko stunting ini bertujuan untuk membantu DPPKBP2PA Kota Tegal dalam mengelola data keluarga sasaran secara lebih efisien, cepat, dan stabil. Selama ini, proses pendampingan telah memanfaatkan sistem ELSIMIL yang dikembangkan oleh BKKBN Pusat dan Provinsi Jawa Tengah. Namun, karena sistem tersebut digunakan secara nasional oleh banyak daerah, sering terjadi kendala teknis seperti error sistem, server penuh, serta keterlambatan dalam mengakses dan memperbarui data. Kondisi tersebut berdampak pada kurang optimalnya pelaksanaan pendampingan di tingkat daerah sehingga diperlukan solusi yang lebih sesuai dengan kebutuhan lokal. Melalui penelitian ini, dirancang sebuah sistem informasi pendampingan yang bersifat lokal dan hanya digunakan di lingkungan DPPKBP2PA Kota Tegal. Sistem ini diharapkan mampu mempermudah proses pengelolaan data pendampingan keluarga berisiko stunting, mulai dari input, edit, dan penghapusan data hingga penyusunan laporan secara digital dan terstruktur. Metode penelitian yang digunakan meliputi observasi, wawancara dengan kader TPK, PLKB, serta pihak DPPKBP2PA, dan studi pustaka. Sistem dirancang menggunakan UML dan menghasilkan fitur multi-user, pengelolaan data, dan verifikasi pendampingan.
SISTEM INFORMASI PENDAMPINGAN KELUARGA BERISIKO STUNTING PADA DPPKBP2PA KOTA TEGAL Hamilatus Sa'adah; Galih Widyatmojo
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 3 (2026): JATI Vol. 10 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i3.18307

Abstract

Stunting masih menjadi isu kesehatan utama di Indonesia, khususnya di Kota Tegal yang menghadapi peningkatan kasus keluarga berisiko. Penelitian ini membahas pengembangan sistem informasi untuk mendukung pendampingan tersebut di DPPKBP2PA Kota Tegal. Stunting mengganggu pertumbuhan fisik dan kognitif anak akibat gizi kronis serta infeksi berulang, terutama pada 1000 hari pertama kehidupan. Di Kota Tegal dengan 284.500 jiwa, program pendampingan menargetkan calon pengantin, ibu hamil, pasca persalinan, baduta, dan balita melalui ELSIMIL nasional. Pelaksanaan pendampingan saat ini bersifat semi-otomatis via website ELSIMIL, menyebabkan keterlambatan pencatatan, kurangnya integrasi real-time, serta akses terbatas bagi petugas. Hal ini menghambat pemantauan optimal dan pengambilan keputusan tepat sasaran. Penelitian bertujuan menganalisis sistem, merancang, serta membangun sistem informasi berbasis web untuk pengelolaan data, pemantauan, dan pelaporan pendampingan keluarga berisiko stunting. Sistem ini mendukung pencegahan stunting secara efektif di DPPKBP2PA Kota Tegal. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara, serta library research. Perancangan menggunakan UML (use case, activity, sequence, class diagram) dan model Waterfall, dengan teknologi CodeIgniter, MySQL, XAMPP, serta VS Code. Sistem informasi yang dirancang mencakup fitur login multi-user (Admin, TPK, PLKB), input, edit, hapus data sasaran, verifikasi, edukasi gizi, serta laporan pdf. Pengujian black box menunjukkan fungsionalitas optimal, meningkatkan efisiensi pendataan dan evaluasi program pencegahan stunting.