Pipit Apriliyani
Manajemen Informatika, Universitas Teknologi Digital

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI REGISTRASI KADER PEMBAWA AKSEPTOR KB MKJP BERBASIS WEB Pipit Apriliyani; Galih Widyatmojo
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 2 (2026): JATI Vol. 10 No. 2
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i2.17168

Abstract

Perkembangan teknologi informasi mendorong instansi pelayanan publik untuk memanfaatkan sistem informasi berbasis web guna meningkatkan efisiensi pengelolaan data. Salah satu kegiatan yang membutuhkan dukungan sistem informasi adalah proses registrasi kader pembawa akseptor pada kegiatan penyuluhan Keluarga Berencana (KB). Permasalahan yang dihadapi saat ini adalah proses registrasi kader masih menggunakan Google Form yang belum terintegrasi secara optimal, sehingga menyulitkan petugas dalam pengelolaan, pencarian, dan rekapitulasi data kader. Selain itu, sistem yang berjalan belum memiliki fitur validasi data otomatis dan masih mengandalkan proses manual yang berpotensi menimbulkan kesalahan data. Penelitian ini bertujuan untuk merancang sistem informasi registrasi kader pembawa akseptor berbasis web yang terintegrasi guna mempermudah petugas dalam mengelola data kader secara terkomputerisasi, cepat, dan akurat. Metode pengumpulan data yang digunakan meliputi wawancara dengan petugas terkait, observasi terhadap proses registrasi yang berjalan, serta studi pustaka (library research) untuk mendukung landasan teori penelitian. Metode perancangan sistem menggunakan pendekatan Unified Modeling Language (UML) yang terdiri dari use case diagram, activity diagram, sequence diagram, dan class diagram untuk menggambarkan kebutuhan serta rancangan sistem secara menyeluruh. Hasil dari penelitian ini berupa rancangan sistem informasi registrasi kader pembawa akseptor berbasis web yang diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan data, mempermudah proses registrasi, serta mendukung kegiatan penyuluhan KB agar lebih tertib, efisien, dan terintegrasi.