Rahmat Hidayat
Teknik Informatika, Politeknik Negeri Bengkalis

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PERANCANGAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN KOS BERBASIS WEB MENGGUNAKAN UUID UNTUK KEAMANAN DATA Rahmat Hidayat; Agus Tedyyana
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 2 (2026): JATI Vol. 10 No. 2
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i2.17349

Abstract

Kebutuhan terhadap informasi yang cepat, akurat, dan mudah diakses mendorong pemanfaatan aplikasi berbasis web dalam berbagai sektor, termasuk pengelolaan rumah kos. Di Pulau Bengkalis, proses pencarian dan manajemen rumah kos masih didominasi pendekatan manual, sehingga menimbulkan inefisiensi, keterbatasan akses informasi, serta potensi ketidakakuratan dan kerentanan data. Permasalahan tersebut diperparah oleh belum adanya sistem terintegrasi yang memperhatikan aspek keamanan informasi secara menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengembangkan sistem informasi manajemen rumah kos berbasis web yang mendukung proses pencarian, pemesanan, serta pengelolaan data kos secara terstruktur dan aman. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) yang meliputi tahapan analisis permasalahan, pengumpulan data, perancangan sistem, implementasi, dan evaluasi. Sistem dikembangkan menggunakan framework Laravel dengan basis data MySQL serta menerapkan Universally Unique Identifier (UUID) sebagai primary key pada setiap entitas untuk menjaga integritas data dan meminimalkan risiko manipulasi. Pengujian sistem dilakukan menggunakan metode black box testing untuk memastikan kesesuaian fungsi dengan kebutuhan pengguna. Hasil pengujian terhadap 15 skenario fungsional menunjukkan tingkat keberhasilan 100% pada proses autentikasi, pengelolaan data kos, dan transaksi. Implementasi UUID pada enam entitas utama terbukti efektif dalam menghilangkan pola ID berurutan sehingga menutup potensi celah enumerasi data.