Hanum Dwi Septiani
Manajemen Informatika, Universitas Teknologi Digital

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

SISTEM INFORMASI ADMINISTRASI SIMPAN PINJAM PADA BKD UNIT KALIGAYAM Hanum Dwi Septiani; Wahyu Krishantoro
JATI (Jurnal Mahasiswa Teknik Informatika) Vol. 10 No. 3 (2026): JATI Vol. 10 No. 3
Publisher : Institut Teknologi Nasional Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36040/jati.v10i3.18386

Abstract

Perkembangan teknologi informasi memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan efisiensi dalam pengelolaan administrasi khususnya pada lembaga keuangan desa BKD Unit Desa Kaligayam sebagai lembaga simpan pinjam masih menggunakan sistem manual dalam pengelolaan data anggota dan transaksi Kondisi ini menimbulkan berbagai permasalahan seperti risiko kesalahan pencatatan keterlambatan dalam pembuatan laporan serta kesulitan dalam pencarian dan pengelolaan data Penelitian ini bertujuan untuk membangun sistem informasi administrasi simpan pinjam berbasis website guna meningkatkan efektivitas dan efisiensi pengelolaan data Metode yang digunakan adalah metode waterfall yang meliputi tahapan analisis kebutuhan perancangan sistem implementasi serta pengujian menggunakan metode black box testing Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem yang dikembangkan mampu mengelola data anggota transaksi simpanan dan pinjaman pembayaran online verifikasi pembayaran serta penyajian laporan secara terintegrasi Sistem ini dapat meminimalkan kesalahan pencatatan mempercepat proses administrasi serta mempermudah monitoring dan pengelolaan data sehingga kinerja administrasi menjadi lebih efektif akurat dan terstruktur serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada anggota secara keseluruhan Selain itu sistem ini juga memberikan kemudahan dalam akses informasi secara real time bagi pengurus dan anggota sehingga proses pengambilan keputusan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan tepat guna mendukung keberlangsungan operasional lembaga secara optimal dan berkelanjutan serta meningkatkan transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan keuangan desa secara berkelanjutan optimal.