Pengendalian kualitas memiliki peran penting dalam menjaga konsistensi produk dan keberlanjutan usaha, terutama pada industri pangan skala kecil yang masih menggunakan proses produksi manual. Variasi proses produksi dapat menyebabkan kecacatan produk yang berdampak pada kualitas dan efisiensi produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Statistical Quality Control (SQC) serta mengidentifikasi faktor penyebab kecacatan produk pada UD. Sumber Makmur Bangkalan. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan menggunakan data produksi dan produk cacat selama 26 hari pengamatan. Analisis dilakukan menggunakan alat SQC berupa check sheet, histogram, diagram Pareto, peta kendali (p-chart), dan diagram sebab-akibat (fishbone diagram). Hasil penelitian menunjukkan total produksi sebesar 325.900 unit dengan tingkat kecacatan rata-rata sebesar 1,9%. Jenis kecacatan dominan adalah bentuk tidak seragam (35%) dan tekstur lembek (30%). Hasil p-chart menunjukkan bahwa sebagian besar data masih berada dalam batas kendali statistik dengan nilai CL sebesar 0,019, UCL sebesar 0,023, dan LCL sebesar 0,015, meskipun terdapat beberapa variasi proses yang perlu dikendalikan. Faktor utama penyebab kecacatan meliputi manusia, metode kerja, peralatan, bahan baku, dan lingkungan kerja. Penerapan SQC dapat membantu perusahaan dalam memantau stabilitas proses produksi