Peningkatan kesejahteraan sosial merupakan kebijakan, upaya maupun tindakan yang semestinya dilakukan oleh pemerintah dalm rangka mengurangi angka kemiskinan. Salah satu penyebab tingginya angka kemiskinan yaitu adanya Lanjut Usia Terlantar, dimana lansia terlantar merupakan salah satu diantara golongan Penyandang Masalah Kesejahteraan Sosial (PMKS). Mengingat kondisi lansia di Kota Magelang rata-rata sudah bed rest, tidak berpenghasilan dan sudah tidak produktif lagi sehingga dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka bergantung kepada keluarga maupun sanak saudara. Dinas Sosial Kota Magelang sebagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang melaksanakan urusan pemerintahan bidang sosial memiliki peran penting dalam menangani masalah kemiskinan maupun ketelantaran. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Dinas Sosial dalam peningkatan kesejahteraan lanjut usia terlantar di Kota Magelang. Teori yang digunakan dalam penelitian ini adalah teori peran dari Jim Ife dan Frank Tesoriero (2016) yang terdiri dari peran dan keterampilan memfasilitasi, peran dan keterampilan mendidik, peran dan keterampilan representasi dan peran dan keterampilan teknis. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan metode deskriptif. Hasil dari penelitian mengungkapkan bahwa peran Dinas Sosial dalam peningkatan kesejahteraan lanjut usia terlantar di Kota Magelang dilakukan dengan mengakomodir capaian Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang sosial bagi lanjut usia terlantar melalui layanan Asistensi Sosial Lanjut Usia Terlantar (ASLUT). Keywords: Kesejahteraan, Peran, Dinas Sosial, ASLUT