Defri Ilham
Jurusan Teknologi Hasil Perikanan, Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau, Pekanbaru, 28293, Indonesia.

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Isolasi Bakteri Asam Laktat (BAL) dari Sosis Fermentasi Ikan Patin (Pangasius sp.) Defri Ilham; Febyanti Tarihoran; Tjipto Leksono; Ira Sari
Indonesian Journal of Fish Processing Technology Vol. 2 No. 1 (2026)
Publisher : Department of Fish Processing Technology, Faculty of Fisheries and Marine, Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/w4p0jb09

Abstract

Ikan patin (Pangasius sp.) merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang banyak dikenal dan dibudidayakan di Indonesia. Sebagai salah satu jenis ikan air tawar, ikan patin memiliki nilai ekonomi yang sangat tinggi. Disamping itu, ikan patin juga relatif murah dan mudah diperoleh. Kualitas protein daging ikan lebih tinggi dibandingkan dengan protein daging sapi dan ayam, sehingga ikan memiliki potensiĀ  yang menarik sebagai bahan baku pembuatan sosis. Pengolahan sosis fermentasi merupakan pemanfaatan potensi bakteri asam laktat untuk menghasilkan produk yang dapat meningkatkan keamanan pangan, seperti bioproteksi dan biopreservasi. Hal ini dikarenakan bakteri yang terkandung dalam asam laktat menghasilkan berbagai senyawa antibakteri, seperti bakteriosin yang mampu menghambat pertumbuhan dan penyebaran bakteri patogen di dalam tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pertumbuhuhan bakteri asam laktat (BAL) pada sosis fermentasi ikan patin. Isolasi Bakteri Asam Laktat dilakukan dengan metode pour plate dan metode streak pada media de Man, Rogosa and Sharpe Agar (MRSA) dan media Nutrient Agar. Kultur BAL dinkubasi pada suhu 37 0C selama 48 jam, lalu koloni yang tumbuh diamat morfologinya. Hasil isolasi BAL dari sosis fermentasi ikan patin pada media de Man, Ragosa and Sharpe Agar (MRSA) didapat hanya 2 isolat yang memiliki karakteristik sebagai bakteri gram positif dengan bentuk bacillus.