Devi Jayawati
Manajemen Logistik Industri Elektronika, Politeknik APP Jakarta, Jakarta Selatan, 12630, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISA POTENSI PASOKAN DAN PERMINTAAN REFUSE DERIVED FUEL (RDF)UNTUK INDUSTRI SEMEN DI INDONESIA Devi Jayawati; Achmad Taufik
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 3 No. 1 (2022): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 3rd, Jakarta 202
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK  Pemanfaatan refuse derived fuel (RDF) merupakan salah satu bentuk praktik berkelanjutan yang dilakukan oleh industri semen. Penggunaan energi alternatif non fosil menggunakan RDF ini merupakan bagian dari transisi energi, mitigasi gas rumah kaca, serta implementasi penting dari industri hijau. Industri semen yang memanfaatkan RDF diharapkan akan mendapatkan  keuntungan berupa penghematan biaya energi, emisi karbon yang lebih rendah, serta mitigasi dari pajak karbon, dan mungkin meningkatkan potensi dalam perdagangan karbon, Manfaat lain dari penerapan teknologi RDF ini sebenarnya berkaitan dengan solusi pengelolaan sampah perkotaan. Dengan teknologi RDF dimana sampah perkotaan atau sampah domestik diolah menjadi sumber energi alternatif pengganti bahan bakar fosil, maka timbulan sampah dapat berkurang secara signifikan dan memberikan manfaat ekonomi lebih tinggi. Tidak saja dalam hal pengelolaan sampah dan efisiensi energi, tapi juga RDF merupakan program penting dalam mitigasi penurunan gas rumah kaca dari kategori limbah. Tulisan ini mengkaji potensi pengembangan RDF dari sisi pemasok dan pengguna. Dari sisi pemasok (supply side) diestimasi besaran dan kualitas dari RDF yang dapat dihasilkan sesuai dengan kebutuhan dari sisi permintaan. Analisa permintaan memperkirakan jumlah yang diperlukan atau jumlah yang dapat diserap oleh industri semen nasional dengan mempertimbangkan aspek bisnis masing-masing pabrik pengguna. Dari jumlah industri semen sebanyak 13 yang diteliti diketahui semuanya berpotensi menjadi off taker RDF, dimana secara keseluruhan dapat menyerap sebesar 59.6% dari total potensi bahan baku RDF nasional yang fisibel atau 17.29% dari total potensi sampah nasional. Kata kunci: sampah untuk energi, RDF, sampah perkotaan  ABSTRACT The use of refuse derived fuel (RDF) is a form of sustainable practice carried out by the cement industry. The use of alternative non-fossil energy using RDF is part of the energy transition, greenhouse gas mitigation, and important implementation of the green industry. The cement industry that utilizes RDF is expected to gain co-benefit from energy cost savings, lower carbon emissions, as well as reduction or avoiding from carbon taxes, and increase potential in carbon trading. Another benefit of implementing RDF technology is actually related to the domestic waste management solutions. By employed RDF technology city waste or domestic waste is processed into alternative energy sources to replace fossil fuels, waste generation can be significantly reduced and provide higher economic benefits. Not only in terms of waste management and energy efficiency, but also RDF is an important program in mitigating the reduction of greenhouse gases from the waste category. This paper examines the potential of RDF development from the supplier and user perspective. From the supply side, it is estimated that the quantity and quality of the RDF that can be produced comply with demand side. Demand analysis estimates the total amount that can be absorbed by the national cement industry by considering the business aspects of each factory. Among the 13 cement industries studied, it was found that all of them have the potential to become RDF off takers, which as a whole can absorb 59.6% of the total potensial feasible raw materials for RDF or 17.29% of the total potential of national waste.  Keywords: waste to energy, RDF, Municipal Solid Waste