Wynd Rizaldy
Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Jl. IPN No.2, Cipinang Besar Selatan , Jakarta, Kode Pos, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI SOP PENANGANAN BARANG BERBAHAYA PADA GREEN TERMINAL CONTAINER TELUK LAMONG SURABAYA TAHUN 2023 Wynd Rizaldy; Lis Lesmini; Abdullah Ade Suryobuwono
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 4 No. 1 (2023): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 4th, Jakarta 202
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk merencanakan, merancang dan menjaga keselamatan terkait dengan rantai pasokan logistik barang berbahaya dari pembuatan hingga pemuatan di kapal di Terminal peti kemas dan pelabuhan. Penelitian ini berlatar belakang adanya accident yang terjadi pada Terminal kontainer di Pelabuhan internasional Beirut, dan Tianjin, serta adanya hasil Logistik Performance Index Indonesia 2023 yang anjlok dari rangking 42 ke 64 sehinga Penulis dan tim berisinisiatif untuk  meninjau Prosedur Operasi standar penanganan barang berbahaya yang dapat mempengaruhi keselamatan di terminal peti kemas atau Pelabuhan dan secara spesifik pada Green Terminal Container Teluk Lamong, juga untuk memperbaiki kelemahan prosedur dan operasional sekaligus menerapkan Peraturan Nasional Peraturan Menteri nomor 16 tahun 2021 tentang pengelolaan penanganan barang berbahaya di pelabuhan dan Peraturan Kode International Maritime Dangerous Goods edisi 40- 20. Metode penulisan ini bersifat deskriptif-eksploratif dengan menggunakan sumber data kualitatif dan kuantitatif dari terminal peti kemas atau pelabuhan laut yang bersangkutan serta referensi literatur yang kemudian data tersebut akan dianalisis dan diolah dengan metode Business Process Improvement. Hasil tulisan ini mendorong pihak yang berkepentingan untuk menyesuaikan Standard Operating Procedure yang telah ada bila terdapat hal-hal baru dan baik untuk direkomendasikan dan diterapkan , sekaligus menjadi pilot project ke terminal peti kemas dan pelabuhan lainnya di Indonesia. Kesimpulan dari penelitian ini diperoleh hasil dua dari dua puluh tujuh  proses bisnis mengalami perubahan yang signifikan dari segi waktu , sumber daya dan faktor keselamatan lingkungan. Kata kunci: Standard Operating Procedure; Barang berbahaya ; Peraturan Nasional; Perbaikan Proses Bisnis