Prasadja Ricardianto
Institut Transportasi dan Logistik Trisakti, Jl. IPN No. 2 Cipinang Besar Selatan Jatinegara, Jakarta,13410, Universitas Negeri Jakarta, Jl Rawamangun Muka Pulo Gadung, Jakarta, 13220, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

OPTIMALISASI PROSES PRODUK HALAL DALAM LOGISTIK DI INDONESIA: TANTANGAN, SOLUSI KONTAMINASI, BIAYA SERTIFIKASI, DAN SOSIALISASI Wynd Rizaldy; Prasadja Ricardianto; Siti Aniisah Sholihah; Bagus Sumargo; Rizki Eri Utomo
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 5 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 5th, Jakarta 202
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji tantangan utama dalam implementasi Proses Produk Halal (PPH) pada sektor logistik di Indonesia, dengan fokus pada risiko kontaminasi, biaya sertifikasi yang tinggi, dan kurangnya sosialisasi logistik halal. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi permasalahan dan memberikan solusi guna mengoptimalkan penerapan PPH pada pengiriman kargo udara. Metode yang digunakan meliputi analisis terhadap lima faktor risiko utama pada kontaminasi, biaya sertifikasi yang masih tinggi dan sosialisasi yang masih kurang. Kelima faktor tersebut terkait dengan prosedur penanganan yang tidak konsisten, penyimpanan bersama produk halal dan non-halal, keterbatasan pelatihan logistik halal, celah regulasi dan pengawasan, serta integritas kemasan selama transit. Temuan menunjukkan bahwa prosedur sertifikasi yang panjang, beban biaya yang tinggi terutama bagi perusahaan logistik berskala kecil, serta kurangnya infrastruktur khusus menjadi penghambat utama. Solusi yang ditawarkan mencakup penyederhanaan proses sertifikasi melalui digitalisasi, peningkatan pelatihan, subsidi bagi perusahaan logistik tersebut, serta kampanye edukasi nasional. Optimalisasi ini diharapkan dapat mengurangi risiko kontaminasi dan biaya sertifikasi, serta meningkatkan kesadaran logistik halal di Indonesia.