Tasya Dinda Lovita
Politeknik Energi dan Mineral AKAMIGAS, Jl. Gajahmada No. 38 Cepu

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MITIGASI RISIKO DISTRIBUSI PRODUK X MENGGUNAKAN HOUSE OF RISK STUDI KASUS INTEGRATED FUEL TERMINAL PT XYZ Tasya Dinda Lovita; Rendy Bagus Pratama
Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok Vol. 5 No. 1 (2024): Prosiding Seminar Nasional Manajemen Industri dan Rantai Pasok 5th, Jakarta 202
Publisher : Politeknik APP Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PT XYZ merupakan perusahaan yang bergerak di sektor industri minyak dan gas. Salah satu tantangan utama yang dihadapi PT XYZ adalah risiko dalam pendistribusian Bahan Bakar Minyak, khususnya Produk X, dari X ke Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU). Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan strategi mitigasi risiko yang efektif guna memastikan kelancaran distribusi menggunakan Supply Chain Operation Reference (SCOR). Dengan menggunakan pendekatan, ditemukan 23 risiko dalam proses pendistribusian. Metode House of Risk (HOR) digunakan untuk menganalisis penyebab risiko prioritas dan merancang strategi mitigasi yang tepat. Dari hasil analisis, teridentifikasi 46 penyebab risiko. Penelitian ini mengusulkan 21 tindakan preventif, dan sembilan di antaranya dipilih sebagai tindakan utama berdasarkan nilai Expected Total Risk Reduction (ETDk) dengan prinsip pareto 80:20. Hasil tindakan preventif mitigasi risiko yang dipilih antara lain pemantauan dan perencanaan rute (17,42%), pemeliharaan rutin dan inspeksi berkala (15,19%), pergantian komponen mesin secara berkala (9,69%), penggunaan data historis yang memadai (8,72%), memastikan alat yang berhubungan dengan transaksi dikalibrasi dan tera ulang (6,59%), merancang jalur distribusi lain (5,95%), kebijakan penundaan dan pembatalan pengiriman (5,41%), pemeliharaan preventif alat pengukuran (5,12%), dan mengurangi ketergantungan produk BBM impor (4,41%).