Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Umkm Desa Melalui Penguatan Sdm Dan Digitalisasi Administrasi Pemasaran Nirda Julianda; Fauriatun Helmiah; Masitah Handayani; M. Hasbi Ghufron
JUBDIMAS ( Jurnal Pengabdian Masyarakat) Vol 5 No 1 (2026): Artikel Pengabdian Maret 2026
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jubdimas.v5i1.409

Abstract

Transformasi digital menjadi salah satu tantangan utama yang dihadapi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), khususnya di wilayah perdesaan yang masih memiliki keterbatasan kapasitas manajerial, administrasi usaha, dan literasi teknologi. Kondisi tersebut juga dialami oleh pelaku UMKM di Desa Mekar Sari, Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan, yang ditandai dengan rendahnya penerapan manajemen sumber daya manusia, pencatatan keuangan digital, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana pemasaran. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kapasitas manajerial dan kesiapan digital pelaku UMKM melalui penerapan Model Pemberdayaan UMKM Berbasis Transformasi Digital Terintegrasi yang menggabungkan penguatan manajemen SDM, digitalisasi administrasi keuangan, pemasaran digital, serta pendampingan berkelanjutan. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Learning yang meliputi identifikasi kebutuhan, pelatihan, praktik langsung, pendampingan, serta evaluasi menggunakan pre-test, post-test, observasi, dan angket kepuasan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan kompetensi peserta pada aspek manajemen SDM, penggunaan aplikasi pencatatan keuangan digital, serta pemanfaatan media sosial dan marketplace sebagai sarana pemasaran. Pendampingan pasca-pelatihan turut memperkuat keberlanjutan implementasi teknologi dalam pengelolaan usaha. Kontribusi utama kegiatan ini adalah perumusan model pemberdayaan UMKM berbasis transformasi digital yang mengintegrasikan penguatan kapasitas organisasi dengan adopsi teknologi sehingga dapat menjadi alternatif model pengembangan UMKM yang adaptif dan berpotensi direplikasi pada desa lain dengan karakteristik serupa.