Mia Fatimatul Munsi
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS TECHNOLOGY ACCEPTENCE MODEL (TAM) TERHADAP SIKAP CIVITAS DOSEN DAN MAHASISWA PADA MEDIA KOMUNIKASI UNTUK PELAYANAN AKADEMIK (WEB PORTAL AKADEMIK) DESSY KUSHARDIYANTI; Mia Fatimatul Munsi; Rizky Amalia
JIKE: Jurnal Ilmu Komunikasi Efek Vol 9 No 1 (2025): DESEMBER
Publisher : Prodi Ilmu Komunikasi, FISIP, Universitas Muhammadiyah Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32534/071sem04

Abstract

Studi ini menganalisis faktor-faktor penerimaan teknologi yang mempengaruhi penggunaan portal akademik oleh dosen dan mahasiswa di UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon. Portal akademik ini berfungsi sebagai layanan digital berbasis web untuk mendukung administrasi dan pembelajaran di universitas. Penelitian ini dilakukan secara kuantitatif deskriptif dengan melibatkan 100 dosen dan 383 mahasiswa, menggunakan teknik pengambilan sampel acak bert stratified berdasarkan fakultas. Data diolah menggunakan Partial Least Square (PLS) dengan menguji Model Luar (validitas dan reliabilitas) dan Model Dalam untuk hipotesis. Model Penerimaan Teknologi digunakan sebagai dasar analisis, yang melibatkan konstruk seperti Kegunaan yang Dirasakan (PU), Kemudahan Penggunaan yang Dirasakan (PEU), Kualitas Konten (CQ), Kualitas Desain (DQ), dan Penggunaan Aktual (AU). Hasil menunjukkan nilai R-Squared sebesar 0,744 untuk mahasiswa dan 0,743 untuk dosen, yang menunjukkan bahwa lebih dari 70% sikap pengguna portal dipengaruhi oleh faktor-faktor dalam model ini. Namun, urutan signifikansi faktor-faktor tersebut berbeda antara dosen dan mahasiswa. Bagi dosen, urutan pengaruhnya adalah PU, PEU, AU, CQ, dan DQ. Bagi mahasiswa, urutan pengaruhnya adalah PEU, DQ, PU, CQ, dan AU. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan ilmu komunikasi, khususnya dalam penerapan teknologi informasi dan komunikasi dalam pendidikan berbasis web, dan membantu lembaga pendidikan dalam mengevaluasi kepuasan pengguna terkait layanan akademik.