Angka kematian ibu (AKI) merupakan salah salah satu indikator untuk melihat derajat kesehatan perempuan. Di indonesia penyebab kematian obstetri umumnya terkait dengan permasalahan gawat darurat obstetri,  selain itu dapat disebabkan oleh keterlambatan suami dalam pengambilan keputusan sehingga berdampak pada kematian ibu. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui cepat atau tidak suami dalam pengambilan keputusan pada kegawatdaruratan maternal.Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan desain cross sectional. Jumlah populasi  dalam  penelitian  ini  yaitu  110  orang.  Sampel  pre  eklamsi berat  (PEB)  sebanyak  52 responden diambil dengan teknik accidental sampling. Alat pengumpulan data yang digunakan adalah kuesioner. Analisis data menggunakan distribusi frekuensi dari cross table. Perilaku suami dalam pengambilan  keputusan  ibu  bersalin  dengan  kasus  kegawatdaruratan maternal  menunjukkan sebagian besar responden lambat dalam pengambilan keputusan sebanyak 47 (90,4%)  orang  dan sebagian kecil responden berperilaku cepat dalam pengambilan keputusan sebanyak 5 (9,6%) orang . Perilaku suami dalam pengambilan keputusan kegawatdaruratan maternal dalam kategori lambat.