Bangun Munthe
Pendidikan Agama Kristen, Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas HKBP Nommensen, Medan, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Kompetensi Akademik Guru Pak Dalam Berkolaborasi Dengan Orang Tua Membimbing Siswa Kecanduan Game Online (Free Fire, PUBG dan Mobile Legends) Juis Pahotan Simbolon; Nurliani Siregar; Bangun Munthe
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 1 (2025): Desember
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i1.1134

Abstract

Kompetensi Akademik Guru Pendidikan Agama Kristen sangat diperlukan dalam membimbing siswa yang kecanduan game online. Guru PAK bertugas sebagai pendidik, konselor, dan pendidik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi akademik guru Pendidikan Agama Kristen (PAK) dalam berkolaborasi dengan orang tua membimbing siswa yang mengalami kecanduan game online (Free Fire, PUBG, dan Mobile Legends) di SMA Swasta Nasrani 2 Medan. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena meningkatnya intensitas bermain game online pada siswa yang berdampak pada penurunan prestasi belajar, perubahan perilaku sosial, serta melemahnya karakter rohani. Kondisi tersebut menuntut guru PAK untuk menggunakan kompetensi akademiknya secara maksimal, serta membangun kerja sama yang efektif dengan orang tua dalam melakukan penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh dengan menggunakan teknik triangulasi sumber dan metode.Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru PAK telah memiliki kompetensi akademik yang baik dalam membimbing siswa, meliputi penguasaan materi ajar, perencanaan pembelajaran kontekstual, kemampuan konseling rohani, serta komunikasi dengan orang tua. Kolaborasi guru dan orang tua diwujudkan melalui pendampingan bersama, pengawasan penggunaan gadget, pemberian motivasi belajar, serta penguatan nilai-nilai iman Kristen. Kendala yang ditemui adalah kurangnya waktu orang tua, minimnya kesadaran siswa terhadap dampak negatif game online, dan keterbatasan program sekolah yang spesifik menangani kecanduan digital. Meskipun demikian, kerja sama yang terjalin terbukti mampu membantu siswa mengurangi intensitas bermain game online, meningkatkan kedisiplinan, serta menumbuhkan karakter yang sesuai dengan ajaran Kristiani.Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa kompetensi akademik guru PAK yang diintegrasikan dengan kolaborasi bersama orang tua memiliki peran signifikan dalam membimbing siswa agar mampu mengendalikan kecanduan game online serta kembali membangun prestasi dan karakter Kristiani yang baik
Pengaruh Model Pembelajaran Kontekstual Dalam Pendidikan Agama Kristen Terhadap Karakter Kristiani Ebenezer Pakpahan; Bangun Munthe; Riana Lumbanraja
PIJAR: Jurnal Pendidikan dan Pengajaran Vol. 4 No. 2 (2026): April
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/pijar.v4i2.1483

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran kontekstual terhadap pembentukan karakter Kristiani siswa kelas XI di SMK Negeri 14 Medan. Karakter Kristiani yang dimaksud mencakup aspek iman kepada Tuhan, kasih kepada sesama, kejujuran, tanggung jawab, kedisiplinan, dan kerendahan hati. Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini adalah pendekatan pembelajaran konvensional yang belum optimal dalam membentuk karakter Kristiani, sehingga diperlukan model pembelajaran yang mampu mengaitkan materi pelajaran dengan konteks kehidupan nyata siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif dan inferensial. Populasi penelitian berjumlah 46 siswa kelas XI, dengan teknik pengambilan sampel menggunakan simple random sampling. Instrumen penelitian berupa angket tertutup dengan skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, korelasi, regresi linier sederhana, uji t, dan uji determinasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran kontekstual memiliki pengaruh positif dan signifikan terhadap pembentukan karakter Kristiani siswa. Nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,666 menunjukkan hubungan kuat antara model pembelajaran kontekstual dan karakter Kristiani. Hasil uji t menunjukkan thitung (5,828) > ttabel (2,018), yang berarti Ha diterima dan Ho ditolak. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 44,4% mengindikasikan bahwa model pembelajaran kontekstual memberikan kontribusi sebesar 44,4% terhadap peningkatan karakter Kristiani siswa, sedangkan sisanya dipengaruhi faktor lain. Secara kualitatif, penerapan pembelajaran kontekstual meningkatkan keaktifan siswa, kerja sama, refleksi diri, dan internalisasi nilai-nilai Kristiani dalam kehidupan sehari-hari.
The Effect Of Using Social Media And Collaborative Platforms In Improving Christian Religious Education Learning Motivation In Grade XI Sri Renata Sagala; Bangun Munthe; Imelda Butarbutar
Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama Vol. 9 No. 2 (2023): Jurnal Pendidikan, Sains Sosial, dan Agama
Publisher : STABN RADEN WIJAYA WONOGIRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53565/pssa.v9i2.2549

Abstract

The purpose of this study is to see the extent of the influence of social media and collaborative platforms in Increasing Student Learning Motivation in Christian Religious Learning Class XI SMA Negeri 2 Percut Sei Tuan with a total of 30 people. This study uses a descriptive method, while the data analysis carried out by the hypothesis research is the correlation of product moment person with the data collection tool is a questionnaire. From the test results, a correlation (r) of 0.64 was obtained with a determination test of 40.96% and to find out whether the correlation coefficient is significant or not at the real level (α) = 0.05, a "t" test was held with the test criteria if ,t-calculated. which is obtained from the calculation greater (>) than the t-table. At a significant level of 1-0.05 with dk = n – 2 then the hypothesis is accepted and in other cases rejected. From the test results, t-calculate. > ,t-table. (4.22 > 1.71), then the hypothesis is accepted. Thus, a meaningful connection can be found between the influence of social media and collaborative platforms in improving Christianity in grade VIII at Marisi Private Junior High School in Medan.