Firmansyah Firmansyah
Dosen Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Ilmu-Ilmu Kesehatan, Universitas Mandala Waluya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Strategi Pembelajaran Stratagem Terhadap Pengetahuan Dan Sikap Vulva Hygiene Remaja Usia 13–14 Tahun Di Kendari Yulli Fety; Firmansyah Firmansyah; Hasniah Dina; Nurhidayah Meysan
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1376

Abstract

Praktik vulva hygiene masih sering diabaikan, terutama pada remaja usia sekolah sehingga memicu beberapa gangguan kesehatan seperti keputihan (fluor albus), infeksi saluran reproduksi, radang panggul, hingga berpotensi mempengaruhi kesuburan di masa mendatang. Data nasional menunjukkan bahwa lebih dari 60–70% remaja putri pernah mengalami keputihan. Hal ini juga terjadi di wilayah kerja Puskesmas Mokoau, khususnya pada siswa SMPN 10 Kendari. Hasil studi pendahuluan menunjukkan bahwa sebagian besar remaja putri belum menerapkan praktik vulva hygiene yang benar, seperti cara membersihkan area genital, penggunaan pakaian dalam yang tepat, serta pola kebiasaan saat menstruasi. Kurangnya pengetahuan kesehatan reproduksi yang diperoleh dari sekolah maupun keluarga turut memperparah kondisi ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri tentang vulva hygiene usia 13–14 tahun di wilayah kerja Puskesmas Mokoau, khususnya di SMPN 10 Kendari. Desain penelitian adalah quasi experiment dengan rancangan one group pre-test post-test design. Penelitian dilakukan di SMPN 10 Kendari, wilayah kerja Puskesmas Mokoau. Populasi dalam penelitian adalah seluruh remaja putri usia 13–14 tahun yang berjumlah 72 orang. Teknik pemilihan sampel menggunakan simple random sampling. Intervensi pendidikan kesehatan diberikan melalui metode ceramah, diskusi, dan media audiovisual. Pengumpulan data menggunakan kuesioner pengetahuan dan sikap yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi. Kuesioner telah melalui uji validitas dan reliabilitas. Analisa data menggunakan uji Wilcoxon signed rank test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perubahan tingkat pengetahuan dan sikap remaja putri setelah diberikan intervensi pendidikan kesehatan tentang vulva hygiene. Kategori pengetahuan pretest (baik: 4 orang, cukup: 20 orang, kurang: 48 orang) meningkat pada saat posttest (baik: 6 orang, cukup: 54 orang, kurang: 12 orang). Uji Wilcoxon Signed Rank Test menunjukkan nilai p = 0.000, yang berarti terdapat pengaruh signifikan pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja putri tentang vulva hygiene. Variabel sikap juga mengalami peningkatan skor, dimana saat pretest (baik: 5 orang, cukup: 43 orang, kurang: 24 orang) meningkat pada saat posttest (baik: 5 orang, cukup: 45 orang, kurang: 22 orang). Berdasarkan uji Wilcoxon Signed Rank Test diperoleh nilai p = 0.013, sehingga pendidikan kesehatan berpengaruh signifikan terhadap sikap remaja putri mengenai vulva hygiene. kesimpulan penelitian ini adalah pendidikan kesehatan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja putri usia 13–14 tahun tentang vulva hygiene. Terdapat peningkatan skor pengetahuan dan sikap yang signifikan secara statistik setelah diberikan intervensi pendidikan kesehatan. 
Pengaruh Video Edukasi Deteksi Dini Kanker Serviks Terhadap Motivasi Wanita Usia Subur Untuk Melakukan Pap Smear Di Wilayah Kerja Puskesmas Bone Rombo Kabupaten Buton Utara Yulli Fety; Firmansyah Firmansyah; Hasniah Dina; Indra Jaya
Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Anoa Keperawatan Mandala Waluya (JAKMW)
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan dan Profesi Ners. Universitas Mandala Waluya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54883/jakmw.v5i1.1386

Abstract

Kanker serviks merupakan penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel abnormal pada leher rahim dan masih menjadi salah satu penyebab utama kematian pada perempuan. Meskipun Wanita Usia Subur (WUS) merupakan kelompok sasaran utama pemeriksaan Pap smear, tingkat motivasi mereka untuk melakukan deteksi dini ini masih rendah. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk meningkatkan motivasi adalah melalui penyampaian informasi yang menarik dan mudah dipahami, salah satunya dengan video edukasi. Media video dinilai mampu meningkatkan pemahaman, menggugah kesadaran, serta mendorong perubahan perilaku terhadap pentingnya melakukan Pap smear. Penelitian ini  bertujuan untuk mengetahui Pengaruh Video Edukasi Deteksi Dini Kanker Serviks Terhadap Motivasi Wanita Usia Subur Untuk Melakukan Pap smear Di Wilayah Kerja Puskesmas Bone Rombo Kabupaten Buton Utara. Jenis penelitian yang dilakukan adalah penelitian deskriptif kuantitaf dengan pendekatan quasi ekperimen rancangan Pretest dan Posttest. Populasi penelitian ini adalah seluruh Wanita Usia Subur (WUS) yang berdomisili di wilayah kerja Puskesmas Bone Rombo, berjumlah 1.022 orang. Sampel penelitian terdiri dari 92 WUS yang memenuhi kriteria, yaitu perempuan berusia 15–49 tahun, sudah menikah, aktif berhubungan seksual, dan tidak pernah melakukan Pap smear dalam satu tahun terakhir. Hasil penelitian di peroleh 92 reseponden wanita usia subur sebelum diberi edukasi, motivasi untuk pemeriksaan pap smear motivasi lemah 72 responden (78%), motivasi sedang 20 responden (22%) dan motivasi kuat 0 (0%). Setelah diberi motivasi lemah 0 responden (0%), motivasi sedaang 79 responden (86%) dan motivasi kuat 13 responden (14%). Hal ini terjadi peningkatan motivasi wanita usia subur untuk melakukan pap smear. Kesimpulan pada penelitian yang dilakukan pada uji Wilcoxon nilai sig adalah 0,000 atau lebih kecil dari 0,005 yang artinya ada pengaruh Video Edukasi Deteksi Dini Kanker Serviks Terhadap Motivasi wanita usia subur untuk Melakukan Pap smear Di Wilayah Kerja Puskesmas Bone Rombo Kabupaten Buton Utara