Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pemanfaatan Ikan sebagai Sumber Protein untuk Pencegahan Kurang Energi Protein Balita Khairani Siregar; Imelda Yuristi; Nurmasitoh; Ilham Syahputra
Health Community Service Vol. 3 No. 2 (2025): Nopember 2025
Publisher : Information Technology and Science (ITScience)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/hcs.v3i2.8048

Abstract

Pendahuluan: Kurang Energi Protein (KEP) pada balita masih menjadi masalah gizi masyarakat yang berdampak pada pertumbuhan, perkembangan kognitif, dan daya tahan tubuh anak. Salah satu upaya pencegahan yang potensial adalah pemanfaatan sumber protein hewani yang terjangkau dan mudah diperoleh, seperti ikan. Namun, pemanfaatan ikan dalam menu balita masih belum optimal karena keterbatasan pengetahuan ibu mengenai kandungan gizi dan cara pengolahan yang tepat. Tujuan: Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu balita dalam memanfaatkan ikan sebagai sumber protein untuk mencegah KEP. Metode: Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, demonstrasi pengolahan menu berbahan dasar ikan, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test pada 30 ibu balita. Hasil: Terdapat peningkatan pengetahuan ibu setelah edukasi, dengan rata-rata skor meningkat dari 58 menjadi 84. Kesimpulan: Edukasi dan pelatihan pemanfaatan ikan efektif meningkatkan pemahaman ibu tentang pencegahan KEP serta berpotensi diintegrasikan dalam program layanan kesehatan.
The Effect Of Elderly Exercise On Blood Pressure In Elderly Hypertension In Sei Serindan Village Icmi Ikhtiari Nanjar; Weni Tusrini; Ilham Syahputra
Benih : Journal of Midwifery Vol. 4 No. 02 (2025): Benih : Journal of Midwifery
Publisher : Cattleya Darmaya Fortuna

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54209/benih.v4i02.485

Abstract

Pengaruh senam lansia terhadap tekanan darah penderita hipertensi pada kelompok senam lansia Banjarkaya Setan Denpasar Selatan diteliti hanya dengan menggunakan satu kelompok sampel. Pengukuran tekanan darah dilakukan sebagai pretest hanya pada pertemuan pertama dan sebagai posttest hanya pada pertemuan keenam. Oleh karena itu, perlu diketahui efektivitas latihan fisik pada lansia terhadap tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Senam lansia merupakan olahraga ringan yang mudah dilakukan bahkan oleh orang lanjut usia dan tidak menimbulkan stres. Aktivitas fisik ini membantu para lansia menjaga tubuhnya tetap sehat dan segar. Senam untuk lansia ini membantu memperkuat dan menjaga tulang tetap kuat, merangsang fungsi jantung secara optimal, dan menghilangkan radikal bebas yang melayang di dalam tubuh. Jenis olah raga yang umum dilakukan adalah olah raga untuk hipertensi pada lansia (Anggriyana tri Widianti & Atikah Proverawati, 2010; 11). Jenis penelitian ini memakai study prospektif yg bersifat melihat kedepan menggunakan maksud dimulai berdasarkan variabel penyebab atau faktor resiko lalu diikuti dampak dalam saat yg akan datang. Dengan bentuk penelitian kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pada saat tekanan darah <150>150, jumlah obat antihipertensi lansia yang ikut olahraga adalah Ya (13 orang (62%), Tidak (2 orang (22%))), p (value) sebesar 0,06%. Nilai p yang dihasilkan ditemukan kurang dari 0,05. Berdasarkan keluaran tersebut Ha diterima dan H0 ditolak. Hal ini mengacu pada efek olahraga di usia tua terhadap darah. Tekanan lansia hipertensi di desa Say Serindan tahun 2020. Kesimpulan penelitian adalah olahraga pada lansia berpengaruh terhadap tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di desa Sei Serindan.
UJI EFEKTIVITAS GEL EKSTRAK ETANOL DAUN RAMBUSA (Passiflora foetida L.) TERHADAP PENYEMBUHAN LUKA BAKAR DERAJAT II PADA TIKUS PUTIH JANTAN (Rattus norvegicus) Desi Alviolina; Eldesi Medisa lmawati; Ichmi Ikhtiari Nanjar; Ilham Syahputra
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol. 9 No. 3 (2026): June 2026
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v9i3.6686

Abstract

Abstract: Burn wounds are tissue damage caused by exposure to high heat, chemicals, electricity, or radiation, requiring appropriate treatment to prevent nfection and accelerate tissue regeneration. Passiflora foetida L. leaves contain bioactive compounds such as alkaloids, flavonoids, saponins, tannins, and steroids, which possess anti-inflammatory, antimicrobial, and antioxidant properties, making them a potential agent for burn wound healing. This study aimed to evaluate the effectiveness of ethanol extract gel of P. foetida leaves n burn wound healing n male white rats (Rattus norvegicus) and to determine the most optimal concentration. A true experimental method with a completely randomized design (CRD) was applied, nvolving five treatment groups: negative control, positive control, and P. foetida leaf extract gel at various concentrations, n 5%,10% and 15% concentration. Observed parameters ncluded wound diameter reduction and the percentage wound reduction. The results showed that the ethanol extract gel of P. foetida leaves significantly promoted burn wound healing (p < 0.05) compared to the negative control. A 15% concentration demonstrated the highest effectiveness n accelerating wound closure and mproving tissue condition. n conclusion, P. foetida leaves can be formulated nto effective gel preparation for burn wound treatment. Keywords: Passiflora foetida L., gel, burn wound, diameter reduction and percentage wound healing and reduction, male white rats Abstrak: Luka bakar merupakan kerusakan jaringan kulit akibat paparan panas tinggi, bahan kimia, listrik, atau radiasi, yang memerlukan penanganan tepat untuk mencegah nfeksi dan mempercepat regenerasi jaringan. Daun rambusa (Passiflora foetida L.) diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin yang berkhasiat sebagai antiinflamasi, antimikroba, dan antioksidan sehingga berpotensi digunakan sebagai bahan penyembuhan luka bakar. Penelitian ni bertujuan untuk mengetahui efektivitas gel ekstrak etanol daun rambusa terhadap penyembuhan luka bakar pada tikus putih jantan (Rattus novergicus) serta menentukan konsentrasi yang paling optimal. Metode yang digunakan adalah eksperimental murni dengan rancangan acak lengkap (RAL) menggunakan lima kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif, kontrol positif, serta gel ekstrak daun rambusa dengan beberapa konsentrasi yaitu pada konsentrasi 5%,10% dan 15%. Parameter yang diamati meliputi diameter penurunan luka bakar dan persentase penyembuhan luka bakar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gel ekstrak etanol daun rambusa memberikan aktivitas penyembuhan luka bakar yang signifikan (p < 0,05) dibandingkan kontrol negatif. Konsentrasi 15% diketahui menunjukkan efektivitas tertinggi dalam mempercepat penutupan luka dan memperbaiki kondisi jaringan. Kesimpulannya, daun rambusa dapat diformulasikan menjadi sediaan gel yang efektif sebagai agen penyembuh luka bakar. Kata kunci: Passiflora foetida L., gel, luka bakar, diameter dan persentase penyembuhan luka, tikus putih jantan